Kemenag Buteng Idamkan Gedung Kantor Baru Demi Pelayanan Prima

  • Bagikan
Gazebo depan Kantor Kemenag Buteng yang dipakai sebagai ruang tunggu selama pandemi Covid-19. (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)
Gazebo depan Kantor Kemenag Buteng yang dipakai sebagai ruang tunggu selama pandemi Covid-19. (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Demi meningkatkan pelayanan, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) rela bangun lesehan depan kantor sebagai pengganti ruang tunggu lantaran rumah warga yang menjadi kantor sementara tidak cukup ruang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Khalifah mengatakan, kantor yang dipakai saat ini adalah rumah 5 kamar milik warga yang disewa sejak 2 tahun terakhir.

“Sebelumnya di Lombe rumah juga (Kantor Kemenag). Jadi kita pindah-pindah rumah saja, rumah penduduk,” kata Khalifah, Rabu (7/12/2021).

Dia juga sangat menyayangkan kondisi ini. Pasalnya, kondisi rumah warga yang kini dijadikan sebagai kantor hanya memiliki desain kamar terbatas, tidak luas, sehingga pihaknya terpaksa harus mengatur seefisien mungkin tata ruang kantor sehingga nyaman bagi para staff dan masyarakat saat datang melakukan pengurusan di Kemenag.

Khalifah mengatakan suka dan duka selama berkantor di rumah warga semakin terasa ketika pandemi Covid-19 masuk di Indonesia pada Maret 2021 lalu. Penerapan protokol kesehatan menjaga jarak juga menjadi hal yang harus dilakukan pihaknya.

Oleh karena ruang kantor yang tidak begitu luas, pihaknya memutuskan membangun gazebo atau lesehatan untuk ruang tunggu yang dapat digunakan masyarakat sehingga tidak terjadi kerumunan di dalam ruang kantor. 

“Terutama pelayanan masyarakat harus jaga jarak. Jadi kalau masyarakat sudah ada datang 3 atau 4 orang harus duduk di lorong atau antri dulu di luar sana (gazebo) nanti baru dipanggil lagi,” ucapnya.

Baca:   Berantas Buta Al Quran, Anggota Majelis Taklim di Kambowa Khatam Al Quran

Meskipun saat ini kasus positif Kabupaten Buton Tengah sejak awal pandemi hingga saat ini terbilang rendah dan bahkan memasuki zona hijau, penerapan protokol kesehatan saat menerima tamu tetap dilakukan oleh staff kantor sehingga menimbulkan kenyamanan baik oleh staff kantor sendiri maupun masyarakat.

Dia berharap, kedepan ada kantor baru yang lebih baik lagi yang bisa digunakan agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal lagi.

“Mudah-mudahan ada kantor baru kita yang bisa di bangunkan kedepannya,” tandasnya. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan