Kemendikbud Anggarkan Rp 1,9 Miliar Revitalisasi Museum dan Taman Budaya di Sultra

  • Bagikan
Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Kemendikbud RI, Fitra Arda berkunjungan ke Museum Negeri Provinsi Sultra. (Foto: Dok Humas Kemendikbud RI)
Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Kemendikbud RI, Fitra Arda berkunjungan ke Museum Negeri Provinsi Sultra. (Foto: Dok Humas Kemendikbud RI)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan memberikan bantuan revitalisasi museum dan taman budaya di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Museum dan Taman Budaya di Sultra mendapat bantuan revitalisasi Rp 1,9 miliar, dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik bidang kebudayaan 2019.

“Untuk museum dan taman budaya sekitar Rp 1,4 miliar. Kedua, untuk museum di (Kabupaten) Muna sekitar Rp 450 juta,” terang Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Kemendikbud RI, Fitra Arda, Kamis (25/4/1019).

Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk menginventarisasi 5.400 koleksi di musum dan rehabilitasi museum.

“Kondisi museum kita ini memang harus direhabilitasi. Dalam DAK ini, kita fokus pada inventarisasi obyek (koleksi) yang ada di museum,” Jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio.

Kemendikbud terus mendorong Penyusunan Dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah oleh pemerintah daerah, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Dokumen PPKD adalah salah satu kriteria wajib bagi calon penerima DAK non-fisik kebudayaan.

Asrun menambahkan, sebanyak 60 persen kabupaten dan kota di Sultra merampungkan dan menetapkan PPKD-nya saat ini.

PPKD berisi daftar sepuluh obyek pemajuan kebudayaan di masing-masing daerah, di antaranya tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, dan teknologi tradisional.

Baca:   Ombudsman: Pelayanan Publik di Sultra masih Buruk, Maladministrasi Tinggi

“Ini kita sedang terus memotivasi kabupaten/kota yang belum. Kita turun ke lapangan untuk asistensi,” ucapnya.

Laporan: Nely
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan