Kemenpar Apresiasi Festival Budaya Tua Terselenggara Kelima Kali di Buton

  • Bagikan
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kemenpar RI, Esthy Reko Astuti saat diberi kalungan diawal kedatangannya mengahadiri acara puncak Festival Budaya Tua Buton di Takawa. (Foto: La Ode Ali

SULTRAKINI.COM: BUTON – Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Esthy Reko Astuti beserta rombongan menghadiri acara puncak Festival Budaya Tua di Kompleks Perkantoran Takawa, Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara Kamis, 24 Agustus 2017.

Esthy mengatakan, pihaknya sangat mengapersiasi festival yang kelima kalinya diselenggarakan pemerintah setempat. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk dilakukan, sebab budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan. Dan yang terpenting adalah kepastian waktu pelaksanaannya sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Untuk bisa dikenal di mancanegara, waktunya harus sudah pasti dan ditetapkan sehingga kita bisa mempromosikan dari awal sehingga nanti banyak orang yang akan merencanakan jika ingin hadir di kegiatan ini,” kata Esthy.

Dari tradisi itu lanjut dia, banyak hal bisa dipelajari tidak sebatas pelestarian budaya. Hal itu bisa menjadi atraksi yang memiliki daya tarik, karena selain menjaga dan melestarikan budaya, juga semua pihak dapat mendapatkan pengalaman dari kegiatan ini. Namun semua itu dapat terwujud jika semua pihak bersama-sama mempromosikannya.

“Mari kita sama-sama menjaga dan mempromosikan budaya ini, bukan hanya di daerah kita, tapi di tingkat nasional dan mancanegara, dan teman-teman media juga, pemerintah pusat, daerah, bahkan kalau bisa ini kita keroyok bersama supaya bisa semakin dikenal,” katanya.

Baca:   Ummusshabri Kendari Akan Kirim Siswa ke Malaysia dan Thailand

Ditambahkan, selain kegiatan festival untuk menjaga dan melestarikan budaya, acara ini berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat yang berimplementasi pada kemajuan daerah.

“Saya melihat kegiatan ini setiap tahunnya meningkat, seperti ini ada Posuo, juga meningkatkan perekonomian masyarakat yang berimplementasi pada kemajuan daerah, dan ini harus tetap kita jaga dan lestarikan,” ujarnya sambil menoleh ke arah peserta Posuo.

Eshty Reko Astuti beserta rombongan tiba di Takawa sekitar pukul 10.00 Wita. Kedatangannya disambut oleh Pelaksana Harian Bupati Buton Kasim, Kepala Dinas Pariwisata Buton La Ode Abdul Zainuddin Napa bersama sejumlah Kepala SKPD lainnya lingkup Pemda Buton yang diikuti oleh Tari Lawati dan diberi kalungan bunga.

Esthy beserta rombongan langsung menyempatkan diri memantau sejumlah kegiatan festival seperti festival tenun, Pedole-dole, Tandaki, Posuo dan Kandea-kandea.

(Baca: Festival Budaya Tua Buton 2017: Peradaban nan Mempesona)

Laporan: La Ode Ali

  • Bagikan