KKN Unidayan Baubau Tempati Enam Kecamatan di Buteng

  • Bagikan
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unidayaan saat memberikan kenang-kenagan baju almamater Unidayan kepada Wakil Bupati La Ntau di penerimaan mahasiswa KKN. (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Sebanyak 423 Mahasiswa dari 15 program studi di Universitas Dayanu Ikshanuddin (Unidayan) Baubau, resmi dilepas oleh Wakil Bupati Buton Tengah (Buteng) untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Plus di wilayah tersebut, Selasa (29/8/2017).

Peserta KKN Unidayan angkatan ke-35 tahun 2017, menempati enam kecamatan dan 42 desa diantaranya enam desa di Kecamatan Lakudo, sembilan desa di Kecamatan Gu, lima desa di Kecamatan Sangiawambulu, lima desa di Kecamatan Mawasangka Timur, tujuh desa di Kecamatan Mawasangka Tengah, dan sepuluh desa di Kecamatan Mawasangka.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unidayan Baubau, Tamar Mustari MS dalam sambutannya mengatakan semua peserta KKN sudah siap berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan maupun desa untuk melaksanakan program pembangunan daerah melalui ilmu pengetahuan dari masing-masing mahasiswa. Dia berharap, peserta KKN bisa menjaga akhlak selama berada di lokasi. Serta adanya kerja sama aparat pemerintah, dalam memberikan perhatian dan arahan terhadap peserta KKN demi kelancaran program kerja.

“Salah satu tujuan mereka diturukannya, selain mengaplikasikan ilmu yang telah didapat, juga bertugas untuk membuat program yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi angka kemiskinan,” jelas Tamar Mustari.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Buteng, La Ntau menginginkan peserta KKN mampu mengabdikan ilmu pengetahuannya ditengah-tengah masyarakat.

Baca:   Menpar Arief Yahya Usulkan Core Business Pariwisata

“Untuk camat dan lurah, tolong bantu anak-anak kita. Kami juga ucapkan terima kasih karena Unidayan sudah mau KKN di sini,” ujar La Ntau.

Laporan: Ali Tidar

  • Bagikan