Koalisi Cinta NKRI Sultra Tuding #2019 Ganti Presiden Makar

  • Bagikan
Koalisi Cintah NKRI Sultra saat konferensi pers di Kendari, Minggu (14/10/2018). (Foto: La Ismeid/SULTRAKINI.COM).
Koalisi Cintah NKRI Sultra saat konferensi pers di Kendari, Minggu (14/10/2018). (Foto: La Ismeid/SULTRAKINI.COM).

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Lima lembaga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Cinta NKRI Sultra menuding deklarasi #2019 Ganti Presiden adalah gerakan makar.

Lembaga-lembaga tersebut yakni Forum Masyarakat Cinta Damai Sultra, Majelis Rakyat untuk Keadilan Sultra, Forum Masyarakat Peduli dan Pemerhati Bangsa Sultra, dan DPM Hukum Universitas Halu Oleo.

Ketua Majelis Rakyat Keadilan Sultra, Jamaluddin Rastam, mengatakan deklarasi #2019 Ganti Presiden dinilai sangat keliru jika teruskan ke ranah politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurutnya hal tersebut sangat melanggar inkonstitusional.

“Kami melihat aksi ini sebuah gerakan makar yang sengaja dilakukan oleh kelompok tertentu untuk mengadu domba dan memicu provokatif serta memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Jamaluddin dalam konferensi pers di Kendari, Minggu (14/10/2018).

Ia juga mengatakan bahwa tidak mempersoalkan figur calon presiden (Capres) apakah Joko Widodo atau Prabowo Subianto yang akan menjadi presiden.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Yang kita harapkan adalah pelaksanaan pemilu legislatif dan Pilpres dapat terlaksana secara aman damai dan konstitusional serta jauh dari upaya-upaya yang provokasi yang mengarah pada disintegrasi bangsa. Kami tidak ada soal gerakan hastag itu menyebut figur, asalkan jangan dibawa ke ranah sistem tadi. Karena kami ingin nusantara tetap utuh dan sultra tetap damai,” ujarnya

Baca:   Buruan ke Pasar Murah Kendari, Ini Jadwalnya

Pada kesempatan yang sama Ketua Forum Masyarakat Cintah Damai Sultra Abdul Kadir menegaskan kepada Neno warisman selaku koordinator #2019 Ganti Presiden, untuk tidak menginjakan kaki di bumi anoa dalam kegiatan deklarasi #2019 Ganti Presiden.

“Jika tetap bersikukuh melakukan deklarasi kami sudah siap melakukan pergerakan penolakan untuk menutup semua pintu masuknya maasa deklarasi. Hal ini kami lakukan semata untuk menciptakan Kambtimas yang kondusi di daerah,” katanya.

Untuk diketahui, surat penolakan #2019 Ganti Presiden oleh lembaga Koalisi Cintah NKRI Sultra sudah disampaikan ke Polda Sultra pada Rabu, 10 Oktober 20108. Di Sultra dideklarasikan oleh Neno Warisman dan Ahmad Dhani ren tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Minggu, 21 Oktober 2018 mendatang.

Laporan: La Ismeid
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan