Konawe Utara Dikepung Banjir, Pekerja Tambang Terancam Batal Mudik

  • Bagikan
Warga terjebak banjir saat hendak mudik (Foto. Istimewa) 
Warga terjebak banjir saat hendak mudik (Foto. Istimewa) 

SULTRAKINI.COM: KONUT – Ratusan warga yang bekerja di perusahaan tambang di wilayah Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Tengah (Sulteng), terancam gagal mudik.

Pasalnya, jalan yang menghubungkan dua daerah tersebut terputus akibat banjir. Tidak sedikit dari para pekerja ini terpaksa kembali ke kontrakannya dan menunda untuk mudik.

Dadang (28), salah satu warga asal Raha, Kabupaten Muna, Sultra, pekerja tambang di Sulteng, terpaksa menunda keberangkatannya untuk mudik. Sebab, satu-satunya jalan penghubung di Kecamatan Langgikima, terisolir dikepung banjir.

“Tidak bisa lewat, semua pengendara motor maupun mobil tertahan di Langgikima karena banjir. Saya dan beberapa teman yang berasal dari beberapa daerah terpaksa batal mudik,” ujar Dadang, Senin (3/6/2019).

Selain memutuskan akses jalan pengubung, ribuan rumah warga di beberapa kecamatan di Konut, tenggelam karena banjir.

“Banyak rumah yang tenggelam dan warga sudah banyak yang mengungsi di tempat lebih aman,” katanya.

Sementara itu Basarnas Kendari, telah memberangkatkan satu tim rescue ke Konut, untuk melakukan proses evakuasi dan membantu para korban banjir.

“Satu tim sudah kita berangkatkan menggunakan mobil rescue beserta perlengkapan lainnya ke lokasi banjir di Konut,” ungkap Humas Basarnas Kendari, Wahyudi.

Laporan: Wayan Sukanta

 

Baca:   5 Kecamatan di konut Kembali Dilanda Banjir
  • Bagikan