Kontraktor: Talud Pakai Batu Gunung, Hanya Putih Mirip Batu Kapur

  • Bagikan
Material diduga batu kapur di sekitar proyek talud di Desa Lombu Jaya. (Foto: Dok. SULTRAKINI.COM)
Material diduga batu kapur di sekitar proyek talud di Desa Lombu Jaya. (Foto: Dok. SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Jerry Al Bustanil selaku Kontraktor pelaksana pekerjaan pembangunan talud di Desa Lombu Jaya, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat membantah proyek ditanganinya itu tidak sesuai rancangan anggaran belanja (RAB). Termasuk menggunaan batu kapur sebagai material fondasi talud.

Menurutnya, fondasi talud tidak menggunakan batu kapur, tetapi batu gunung. Hanya warnanya putih sehingga mirip batu kapur. Terlebih melihatnya dari kejauhan. Batu gunung itu telah di-breaker dan spesifikasinya tidak jauh berbeda dari batu lainnya.

“Itu bukan batu kapur, tapi batu gunung yang dibreaker, hanya warnanya sama dengan batu kapur, tapi kualitasnya tidak sama dengan batu kapur. Batu itu biar kita palu-palu keras,” ujar Jerry kepada Sultrakini.com, Selasa (1/1/2019).

Ia mengakui terdapat tumpukkan batu kapur di sekitar lokasi proyek, namun itu digunakan sebagai timbunan bahu jalan. Ia pun langusng meminta pihak pengawas pekerjaan untuk menyampaikan kepada pekerja tidak menggunakannya sebagai material fondasi.

“Ada memang batu kapur, saya tidak bisa pungkiri itu, hanya batu kapur itu kita tidak dijadikan fondasi, batu itu kita jadikan timbunan bahu jalan. Jadi kalau kita mau klasifikasi mana batu gunung mana batu kapur saya juga bingung,” ucap Jerry.

Baca:   Annisa Putri, Warga Mubar Berprestasi di Ajang Pesona Batik Nusantara 2018

Seorang pekerja proyek talud tersebut mengaku, sebagian material fondasi memakai batu kapur yang dinilai mengurangi ketahanan talud.

(Baca: Proyek Talud di Mubar Ditemukan Pakai Batu Kapur)

Laporan: Akhir Sanjaya
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan