Koperasi Wredatama Berharap Perhatian Pemprov Sultra untuk Para Pensiunan

  • Bagikan
Ketua PWRI Sultra, Yusran Silondae saat memberikan sambutan (Foto: La Niati/SULTRAKINI.COM)
Ketua PWRI Sultra, Yusran Silondae saat memberikan sambutan (Foto: La Niati/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Primer Koperasi Wredatama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat akhir tahun (RAT) tahun buku 2021. RAT tersebut dilaksanakan sebagai evaluasi dari pada program yang sudah dilaksanakan oleh anggota koperasi yang merupakan para pensiunan PNS tersebut.

Kepala Koperasi, Drs Zainuddin Kera mengungkapkan, rapat yang dihadiri sebanyak 20 orang itu melahirkan pemikiran dan gagasan-gagasan yang konstruktif untuk pengembangan dan kemajuan koperasi berdasarkan nilai-nilai dan prinsip koperasi.

loker wartawan sultrakini

“Rapat akhir tahun ini untuk menetapkan kebijakan umum koperasi, mengubah AD/ART, memilih, mengangkat, dan memberhentikan pengawas dan pengurus, menetapkan rencana kerja secara anggaran, pendapatan dan belanja koperasi, mengesahkan pertanggung jawaban pengurus dan pengawasan tahun buku yang bersangkutan,” ujarnya, Kamis (3 Februari 2022).

Ia berharap, melalui Kadis Koperasi dan UMKM Sultra, kiranya Koperasi Wredatama yang merupakan koperasi para pensiunan mendapat perhatian yang penuh dan bimbingan yang cukup sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.

Sementara itu, Ketua PWRI Sultra, Drs. H. Yusran A. Silondae, mengatakan untuk pelaksanaan RAT dilakukan berbagai persiapan, mulai dari administrasi, pembukuan, laporan, dan sebagainya.

RAT mengacu pada Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Koperasi dan juga mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Baca:   BKD Sultra Usulkan Jadwal SKB CPNS, Catat Syarat Tesnya

“Kedudukan RAT ini sangat strategis guna mengevaluasi, dengan begitu kita bisa melihat apa yang harus dilakukan ke depan demi perbaikan dan kemajuan,” ungkapnya.

Kata mantan Wakil Gubernur Sultra, RAT bertujuan agar koperasi bisa berkembang dan jika perlu menjadi contoh untuk koperasi yang lain. Karena koperasi harus menjadi ujung tombak kemajuan ekonomi. Sebagai pensiunan, koperasi pensiunan memiliki potensi yang sangat besar di Sultra. Pensiunan di Sultra ada sekitar 27.000 orang.

“Salah satu tujuan menghidupkan koperasi ini adalah untuk membantu rekan rekan kita yang sesama pensiunan. Muda mudahan dengan lahirnya koperasi ini diharapkan meringankan beban mereka,” pungkasnya. (B)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

loker marketing sultrakini
  • Bagikan