Kosmetikmu Kedaluwarsa! Kamu harus Menggantinya

  • Bagikan
Ilustrasi (Foto: Rmol.co)
Ilustrasi (Foto: Rmol.co)

SULTRAKINI.COM: Hampir semua wanita suka dengan warna-warni kosmetik. Perawatan wajah, produk make up dan peralatan penunjangnya. Sangat penting mengetahi berapa lama waktu kedaluwarsa kosmetik yang kita pakai bertahan.

Seperti makanan, produk kosmetik juga memiliki batas pakai. Produk yang pengaplikasiannya langsung pada kulit kita ini, memiliki bahan kimia yang dapat memburuk dan membahayakan kulit kita.

Memakai produk yang habis masa pakainya memang tidak membunuh kita. Akan tetapi, produk kosmetik yang sudah kedaluwarsa dapat mengakibatkan kulit iritasi (kulit terasa panas dan gatal), terlebih pada produk-produk yang mengandung alfa hidroksi maupun retinol, semakin lama bahan aktif tersebut akan semakin kuat efeknya. Pada individu dengan kulit sensitif, bisa menimbulkan reaksi alergi.

Oleh Dr. Ismiralda Oke Putranti, SpKK, Staf Medis Fungsional (SMF) Kulit dan Kelamin Jurusan kedokteran FKIK, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, seringkali kita kesulitan mencari tanggal kedaluwarsa pada produk-produk kosmetik karena memang tidak tercantum dalam kemasannya. Memang tidak ada peraturan yang mengharuskan produk-produk kosmetik untuk mencantumkannya.

Namun demikian, sekarang ada beberapa perusahaan besar telah mencantumkan informasi seputar masa produksi beserta tanggal kedaluwarsa di setiap kemasan produk. Jika kita perhatikan, banyak simbol yang tertera pada kemasan yang berkaitan dengan masa simpan produk dan huruf-huruf seperti “M” yang melambangkan Month atau “Y” untuk Year.

Kode 12 M misalnya, memiliki arti bahwa produk tersebut akan bertahan selama 12 bulan sejak kemasan dibuka pertama kalinya. Lain lagi dengan simbol wadah dengan tutup; tutup yang terbuka melambangkan tanggal kedaluwarsa produk yang efektif berjalan setelah segel dibuka.

Baca:   Kampanye Jokowi Tuntaskan Mega Skandal BLBI Kini Mulai Ditagih

Berikut beberapa produk kosmetik dan tanda kedaluwarsanya:
Produk Perawatan Kulit.

1. Face/make up cleanser, memiliki masa ketahanan satu tahun;

2. Serum, memiliki masa ketahanan enam sampai dua belas bulan
Tanda kedaluwarsa. Bahan aktif serum pada umumnya berupa vitamin C yang mudah teroksidasi bila terkena udara. Serum rentan terhadap paparan udara, panas dan cahaya. Begitu terkena udara, serum akan berubah menjadi gelap dan berbau;

3. Moisturizer, memiliki masa ketahanan satu tahun.
Tanda kedaluwarsa. Saat ada perubahan bau dan konsistensi;

4. Acne treatment, memiliki masa simpan dua tahun
Tanda kedaluwarsa. Sekalipun terdapat bahan anti bakteri pada produk ini sehingga bertahan lama, namun tetap bisa rusak bila penyimpanan kurang baik. Saat terjadi perubahan bau, warna dan konsistensi, itu berarti kamu harus membuangnya;

5. Produk perawatan rambut, memiliki masa ketahanan dua tahun;

6. Sunscreen, masa ketahanan dua tahun
Tanda kedaluwarsa. Produk ini rentang terhadap oksidasi. Paparan udara pada sunscreen menyebabkan bahan aktif mengalami kerusakan, menjadi tidak stabil dan inaktif;

7. Kuteks, masa ketahanan produk satu sampai dua tahun
Tanda kedaluwarsa. ketika cairan terlihat menggumpal dan lengket saat diaplikasikan, atau cairan dalam kemasan terlihat terpisah dan tidak bercampur lagi setelah dikocok;

Baca:   10 Ribu Produk TIE Berbahaya, Masuk Lewat Baubau

8. Parfum, masa tahan produk delapan-sepuluh tahun
Tanda kedaluwarsa. Saat kamu menyadari parfum berbau aneh, tidak seperti biasanya, atau warna cairan memudar.

9. Lotion, masa tahan produk dua tahun.

Tanda kedaluwarsa. Ada perubahan warna, bau, atau tekstur

Produk Make up

1. Maskara, masa simpan produk dua sampai tiga bulan

Tanda kedaluwarsa. maskara keras, menggumpal, atau berbau aneh;

2. Bedak, masa simpan enam bulan sampai dua tahun;

3. Foundation, masa simpan produk enam sampai 12 bulan;

4. Lipstik, dua tahun;

5. Eye liner, liquid/gel. Tiga tahun dan Lip liner, dua sampai tiga tahun;

6. Concealer, enam sampai 12 bulan.

Make up applicator:
1. Sponge, satu tahun;
2. Make up brush, enam sampai 12 bulan.

Dari berbagai sumber
Laporan: Saswita

  • Bagikan