Kota Baubau Dipilih Menjadi Tempat Pelaksanaan Peringatan HUT Sultra, Berikut Ragam Kegiatannya

  • Bagikan
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse (Foto: Dok.Diskominfo Kota Baubau)
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse (Foto: Dok.Diskominfo Kota Baubau)

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Kota Baubau dipilih Pemerintah Provinsi menjadi tempat penyelenggaraan peringkat Hari Ulang Tahun  (HUT) Provinsi Sulawesi Tenggara ke-58 tahun 2022, dirangkaikan dengan pelaksanaan Napa Tilas Oputa Yi Koo yang rencananya akan berlangsung mulai 22 sampai 28 Mei 2022.

Hal itu telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Baubau melalui rapat persiapan pelaksanaan Napak Tilas Oputa Yi Koo dan Pameran Pembangunan Sulawesi Tenggara sebagai rangkaian HUT Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (21 April 2022).

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, mengatakan rapat tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa tanggungjawab Pemerintah Kota Baubau untuk menyukseskan HUT Provinsi Sultra di Kota Baubau.

“Kami membutuhkan rapat panitia kecil untuk membicarakan hal-hal apa yang perlu dilakukan dan menjadi tanggungjawab pemerintah kota,” katanya.

Monianse menjelaskan, ada beberapa tempat telah ditunjuk oleh pemerintah provinsi untuk dijadikan titik-titik lokasi pusat penyelenggaraan HUT Sultra. Olehnya itu, Pemerintah Kota Baubau perlu menyiapkan beberapa hal teknis, misalnya, pengaturan lalu lintas, ketersediaan toilet mobile, dan hal lain yang menyangkut keamanan dan kenyamanan pengunjung termasuk persiapan lapangan, pembersihan lokasi, ketersediaan tribun yang akan digunakan untuk di dekor oleh panitia provinsi nantinya.

Baca:   Gua Lingkobori Terpopuler Ketiga Sebagai Situs Bersejarah, Ayo Dukung Terus!

“Sehingga kalau masih ada hal-hal yang sifatnya kurang dan perlu dukungan atau perhatian pemerintah kota kami akan melakukan perbaikan-perbaikan,” jelasnya.

Monianse mengungkapkan, selain Napak tilas yang menjadi rangkaian peringatan HUT Sultra, juga terdapat 24 rangkaian kegiatan berupa lomba-lomba yang melibatkan segala jenis umur, diantaranya lomba mewarnai untuk anak-anak, lomba pembuatan video untuk para penggiat konten kreatif, cerdas cermat online, bercerita online, lomba kabanti, lomba pidato kepahlawanan, lomba monolog story telling, pentas seni drama musical, lomba cerdas cermat.

Selain itu, juga ada lomba bernyayi solo, senam kreasi, lomba perhau hias, edukasi, buku cerita bergambar, lomba vlog, foto konten, foto kontes, lomba video kontes, foto jurnal, lomba animasi, lomba dekorasi, puisi online, dan nitizen update.

“Kalau kita lihat dari sekian lomba ini, 24 lomba ini adalah dukungan pada sektor kreatif dan ini menjadi gawean daripada  pariwisata dan ekonomi kreatif, sambil mengukuhkan kota Baubau sebagai kota digital,” tutupnya. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan