La Bakry Siapkan Tenaga Operator Kendaraan Berat Andal di Buton

  • Bagikan
Bupati Buton, La Bakry (Foto: Ist)
Bupati Buton, La Bakry (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: BUTON – Rencana penggunaan aspal Buton menjadi primadona ditingkat nasional maupun internasioanal mengharuskan Pemerintah Daerah Kabupaten Buton melakukan persiapan dan langkah-langkah dengan menyediakan sumber daya manusia yang andal dan terampil.

Berkenan dengan hal tersebut, Bupati Buton, La Bakry mengatakan akan mempersiapkan tidak hanya segala kebutuhan fasilitas tetapi juga mempersiapkan sumber daya manusia dengan mengadakan pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan digelar oleh BLK UPTD Kabupaten Buton.  

“Kedepan kami mengharapkan ada khusus pelatihan mengoperasikan kendaraan berat. Itu sangat bermanfaat untuk menyambut rencana besar pemerintah dalam rangka menjadikan Aspal menjadi primadona di negeri sendiri,” kata La Bakry saat meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) dan membuka secara resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi Non Institusional BLK Kendari di Kantor BLK UPTD Kabupaten Buton di Pasarwajo, Senin (8 Maret 2021).

Aspal Buton kata La Bakry, jika diproduksi dan dipromosikan secara massif bisa memenuhi kebutuhan Aspal di Indonesia. Tentu saja dengan dukungan sumber daya manusia yang memadai.

“Aspal Buton sendiri telah beberapa kali dilakukan pengujian, salah satunya di Jalan Tol Cipularang, Purwakarta, 109 KM dari Jakarta,” katanya.

La Bakry berharap masyarakat usia produktif di Kabupaten Buton mempunyai kompetensi kerja sesuai kebutuhan yang ada.

Keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM di Buton, Pemda telah mengadakan pelatihan yang langsung menghadirkan Kepala BLK Kendari, La Ode Polondu.

Baca:   Warga Wolowa Baru dan Ritual Memberi Makan Buaya

Menurut La Ode Polondu, Pemkab Buton sangat cepat merespon untuk membentuk dan mendirikan satu unit BLK UPTD tingkat kabupaten.  

“Dalam kurun waktu 14 bulan dari 17 kabupaten dan kota, ada pertambahan 4 BLK salah satu yang pertama diresmikan adalah BLK UPTD Buton, ini bukti bahwa Pemkab melalui Disnaker sangat konsen untuk membangun ketenagakerjaan dalam rantai memutus angka pengangguran sesuai dengan visi misi kita bersama,” bebernya. 

BLK juga sudah menetapkan program pelatihan di Kabupaten Buton sebanyak 4 paket. Dua berbasis non institunsi  yang diadakan di Buton dengan peserta pelatihan adalah angkatan kerja dari Kabupaten Buton. Yang kedua berbasis institusional yang dibiayai oleh BLK UPTD Kendari.  

“Ini merupakan proses awal sebagaimana transfer ilmu dari BLK Kendari ke BLK Buton. Selanjutnya pelatihan-pelatihan yang mendatang akan dilaksanakan mandiri dari kepala BLK Kabupaten Buton bersama instrukturnya,” pungkasnya. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan