Lewat Capacity Building, BI Sultra Dorong Media Jadi Mitra Strategis Literasi Keuangan

SULTRAKINI.COM: MALANG-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Capacity Building Media di Hotel Aria Gajayana, Malang, Kamis (13/11).

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara BI dan insan media dalam menyampaikan informasi ekonomi yang akurat, edukatif, serta membangun literasi keuangan masyarakat.

Kepala Unit FPKP BI Sultra, Deni Miranda, dalam sambutannya menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem informasi publik.

“Kami menyadari bahwa media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan membangun persepsi publik yang positif,” ujarnya.

Lebih dari sekadar mitra pemberitaan, Deni menekankan bahwa kolaborasi antara BI dan media juga berorientasi pada penguatan literasi ekonomi dan keuangan masyarakat.

“Melalui sinergi yang kuat ini, Bank Indonesia dan insan media bersama-sama berperan menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat kepercayaan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra yang inklusif serta berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan capacity building ini juga menjadi ajang berbagi pengetahuan dan memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin selama ini.

Peserta mendapatkan tiga materi utama, yaitu Pengenalan Indikator Perekonomian Daerah, Refreshment Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, serta sesi Menulis Berita Ekonomi yang Berdampak dengan fokus pada “Menghubungkan Kebijakan Pengendalian Inflasi dengan Masyarakat”.

Menutup kegiatan, perwakilan BI Sultra menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama para jurnalis yang selama ini turut berkontribusi dalam penyebaran informasi ekonomi yang positif.

BI Sultra berharap, kegiatan ini tidak hanya mempererat sinergi, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi yang lebih kuat ke depan.

Selain mendapatkan pembekalan, peserta juga diajak menikmati perjalanan dan pengalaman baru di Kota Malang membawa pulang inspirasi dan wawasan yang diharapkan bermanfaat bagi pembangunan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

 

Laporan: Riswan