LKPJ Pemda Buteng 2021 Diterima DPRD, PAD Melebihi Target

  • Bagikan
Sekda Buteng, Kostantinus Bukide saat menyerahkan dokumen LKPJ 2021 Kepada DPRD Buteng. (Foto: Nu'aimin/SULTRAKINI.COM)
Sekda Buteng, Kostantinus Bukide saat menyerahkan dokumen LKPJ 2021 Kepada DPRD Buteng. (Foto: Nu'aimin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTENG – Bupati Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Samahuddin yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kostantinus Bukide menyerahkan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) 2021 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kantor DPRD Buteng, Senin (21 Maret 2022).

Laporan tersebut langsung diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Buteng, Suharman selaku pemimpin sidang saat rapat paripurna.

Kostantinus Bukide dalam memaparkan pertanggungjawabannya pemerintah daerah berkomitmen untuk menggali dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan daerah, baik penerimaan perpajakan, retribusi, maupun penerimaan lainnya.

“Pendapatan daerah di tahun 2021 ditargetkan sebesar Rp619.704.164.939 dan realisasi melebihi target sebesar Rp 673.088.128.275 atau mencapai 108,61 persen,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, bahwa kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021 terealisasi sebesar Rp18.332.931.449, mencapai dari target yang ditetapkan sebesar Rp15.991.037.904 atau 114,65 persen. Dana perimbangan/transfer yang memberikan kontribusi paling besar yaitu Rp627,806,791,376, melampaui dari target yang ditetapkan sebesar Rp576,650,110,962 atau 108,87 persen.

“Olehnya itu mari kita terus tingkatkan pendapatan daerah asli kita karena itu adalah kunci kemandirian kita dalam membiayai pembangunan yang ada,” ucapnya.

Adapun komposisi belanja daerah tahun anggaran 2021 Pemda Buteng terdiri dari belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer. Jumlah pagu anggaran belanja daerah tahun 2021 sebesar Rp675.950.115.795 dan terealisasi sebesar Rp616.317.521.930 atau mencapai 91,18%.

Baca:   Perbup Retribusi Pelayanan Kesehatan Buteng akan Direvisi

Adapun capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Buteng pada 2021 berdasarkan hasil pengukuran, evaluasi, dan analisis akuntabilitas kinerja dalam capaian indikator kinerja utama memuat 8 tujuan dan 10 sasaran serta 18 indikator sasaran menunjukkan hasil yang memuaskan.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam perjalanan kepemimpinan SAMATAU (Samahuddin – La Ntau) dari tahun 2017-2022 belum dapat memenuhi seluruh aspirasi masyarakat. Namun perjalanan periode 2017-2022 sudah banyak keberhasilan yang kita capai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” akunya.

Hal ini lanjut Kostantinus dibuktikan dengan cukup banyaknya pengakuan dan penghargaan berbagai pihak terhadap kemajuan dalam berbagai bidang yang dicapai oleh Kabupaten Buton Tengah. (B)

Laporan: Nu’aimin
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan