Mahasiswa UHO Latih Warga Bikin VCO

  • Bagikan
Pembagian Produk VCO pada Senin 22 Agustus 2022. Foto: IST
Pembagian Produk VCO pada Senin 22 Agustus 2022. Foto: IST

SULTRAKINI.COM: Sejumlah mahasiswaFakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) melatih masyarakat Desa Langgea, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, untuk membuat VCO (Virgin Coconut Oil) atau minyak kelapa murni terbuat dari daging kelapa segar.

Dengan demikian masyarakat setempat diharapkan dapat memproduksi sendiri VCO sebagai alternatif minyak goreng dan juga dapat menjadi potensi usaha untuk meningkatkan perekonomian mereka.  

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Internal UHO melakukan program tersebut karena terinspirasi kelangkaan serta kenaikan harga minyak goreng di masyarakat beberapa waktu lalu.

Mereka kemudian menggulirkan program yang bertema “Kemitraan Masyarakat Cerdas: Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Langgea Berbasis ICT untuk Meningkatkan Kemandirian Pangan dalam Menghadapi Fluktuasi Harga Minyak Goreng.”

Tim PKM-PM diketuai oleh Muhammad Rismin (Teknik Elektro, Fakultas Teknik) serta beranggotakan Nur Rahmawati Subuh (Teknik Informatika), Wa Ode Sitti Mardiyah (Biologi, FMIPA), La Ode Muhammad Ali (Teknik Kelautan, FTeknik) dan Sivan Marsunyi (Teknik Elektro, FTeknik) dibawah bimbingan Ir. Hasmina Tari Mokui S.T., M.E., PhD (Dosen Teknik Elektro).

Kegiatan PKM-PM Internal UHO ini didanai oleh DIPA BLU UHO Tahun 2022.

Hasmina Tari Mokui, selaku pembimbing PKM-PM Kemitraan Masyarakat Cerdas dan juga dosen pada Jurusan Teknik Elektro FTeknik UHO, menyatakan sangat mendukung ide-ide kreatif dan inovatif mahasiswa khususnya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dapat mendukung terwujudnya kemandirian bangsa.    

Baca:   UHO Lakukan e-Voting BEM Perdana

Ketua tim, Muhammad Rismin, menyatakan bahwa untuk tahap pertama PKM-PM ini pada Senin, 22 Agustus 2022 telah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) yang dilakukan di halaman rumah salah satu warga Desa Langgea.

Peserta pelatihan adalah ibu-ibu rumah tangga menunjukkan rasa antuasiasme yang tinggi pada saat tim PKM-PM UHO menjelaskan metode pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil).

Tim PKM-PM Kemitraan Masyarakat Cerdas bersama Ibu-Ibu peserta Sosialisasi dan Pelatihan pada Jumat 9 November 2022

Wa Ode Sitti Mardhiyah yang merupakan mahasiswa Biologi FMIPA UHO, juga menambahkan bahwa produk VCO yang mereka hasilkan ini memiliki banyak keunggulan diantaranya adalah proses produksinya tidak membutuhkan biaya yang mahal karena bahan bakunya berupa kelapa yang gampang diperoleh dengan harga yang murah.

Proses pembuatannya sangat mudah dan tidak menggunakan bahan bakar sehingga lebih hemat energi.

Keunggulan lain dari produk VCO adalah tingkat ketengikan yang rendah, memiliki kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, berbau harum dan mempunyai daya simpan yang cukup lama.

Selain sebagai minyak goreng, VCO juga memiliki manfaat lain dalam bidang kesehatan, diantaranya adalah membantu mencegah tekanan darah tinggi, mencegah penyakit terkait liver, jantung dan pembuluh darah serta memelihara kesehatan kulit dan rambut.

Baca:   Gubernur Sultra Bekukan 15 IUP di Konawe Kepulauan

Anggota tim PKM-PM lainnya, La Ode Muhammad Ali yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa Teknik Kelautan FTeknik UHO, menerangkan bahwa tim PKM-PM menawarkan inovasi jejaring kemitraan masyarakat Desa Langgea dengan memanfaatkan ICT dalam proses pendampingannya.

Oleh karena itu, pada Tahap II, tim PKM-PM Kemitraan masyarakat cerdas telah membuat konten kreatif dan edukatif tentang cara pembuatan VCO dengan harapan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengatasi permasalahan kelangkaan dan meningkatnya harga minyak goreng.  

Sementara mahasiwa Teknik Informatika, Nur Rahmawati Subuh menjelaskan konten kreatif tersebut dapat diakses pada laman Instagram PKM-PM Kemitraan Masyarakat cerdas @vco_uho2022.

Pada Jumat, 9 September 2022, telah pula dilaksanakan Sosialisasi konten video pembuatan VCO pada ibu-ibu Desa Langgea serta pelatihan bagaimana cara mengaksesnya.

Ibu Laila, salah seorang peserta pelatihan mengatakan bahwa “VCO ini ketika dipakai menggoreng rasanya sangat enak dan harum.

Ibu Rinang, peserta pelatihan yang lain menambahkan bahwa VCO juga bisa dijadikan sebagai minyak urut dan campuran untuk lulur dan body lotion.

Secara umum, para ibu peserta pelatihan sangat berterimakasih atas kegiatan PKM-PM Kemitraan Masyarakat Cerdas yang telah dilaksanakan dan berharap bahwa kedepannya kegiatan ini dapat terus berlanjut.

Baca:   Ribuan Mahasiswa UHO Diwisuda, Rektor Minta Ciptakan Lapangan Kerja

Laporan: Shen Keanu

  • Bagikan