Mantan Juara Wajah Pesona Indoneaia, Vania Nathania Eliza Kembali Harumkan SDN 84 Kendari

  • Bagikan
Pelulusan Vania Nathania Eliza di SDN 84 Kendari (tengah) didampingi orang tuanya, (Foto: Ist)
Pelulusan Vania Nathania Eliza di SDN 84 Kendari (tengah) didampingi orang tuanya, (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 84 Kendari atau yang lebih dikenal dengan nama SD Kuncup Pertiwi menggelar pelulusan murid kelas VI di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (12/6/2021).

Dari banyak nama murid yang sebentar lagi akan beranjak remaja dan masuk ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), muncullah satu nama murid yang menonjol dan sempat mengharumkan nama Sulawesi Tenggara (Sultra) dikancah Internasional.

Ia adalah Vania Nathania Eliza. Vania yang merupakan putri bungsu dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra, Anton timbang dan Yulita Tangke merupakan murid SDN 84 Kendari yang pernah menjuarai Kontes Ikon Wajah Pesona Indonesia pada tahun 2020 lalu.

Vania kini sudah dinyatakan lulus di SDN 84 Kendari masuk kategori 10 besar terbaik atau dengan predikat memuaskan. Atas predikat itu ia juga mendapatkan plakat cenderamata dari Wali Kota Kendari yang hadir langsung dalam acara pelulusan itu.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir berpesan agar para murid ini bisa melanjutkan pendidikan mereka kejenjang selanjutnya, meraih apa yr sudah dicita-citakan sesuIt dengan bakat dan minat masing-masing, apalagi sekarang ini era terbuka dimana semur serba teknologi.

“Anak-anak kita ini hidup di era yang berbeda dengan kita (era teknologi,red), oleh karena itu tugas kita orang tua adalah mendampingi mereka, memastikan apa yang menjadi minat, bakat dan cita-cita bisa mereka raih dengan kesempatan yang terbuka,” tuturnya

Baca:   Putri Cilik Asal Kendari Juarai Pesona Batik Nusantara

Sang ayah, Anton Timbang menilai pencapaian putrinya tidak lepas dari peran semua guru yang berada di SD Negeri 84 Kendari yang telah mengajar serta membimbing anaknya hingga sejauh ini.

“Ini semua tidak terlepas dari peran guru-gurunya. Luar biasa untuk putri saya, yang sudah belajar dengan keras walau proses pembelajaran dengan daring, namun ia tetap semangat,” ujar Anton Timbang.

Dengan upaya yang Vania lakukan, lanjutnya, ia dapat bersaing hingga masuk dalam peringkat sepuluh besar. Sebab, untuk masuk dalam peringkat sepuluh besar itu merupakan hal yang sangat sulit, terlebih lagi jumlah saingannya sangat banyak.

“Walau tak mendapat peringkat pertama, namun saya sangat mengapresiasi atas kegigihannya,” imbuh Anton.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SD Negeri 84 Kendari Asfitria mengungkapkan, Vania merupakan siswi berprestasi baik di pembelajaran maupun dibidang ekstra kulikuler (Ekskul).

“Vania memang menonjol dalam pembelajaran dan ekstrakurikuler. Setelah saya tanya-tanya, pada masa pandemi seperti saat ini, orang tuanya sangat berperan penting, seperti memanggil guru les ke rumahnya agar Vania tetap menerima pelajaran sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Menurut Asfitria, Vania merupakan siswi yang memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi, dan sangat memperhatikan teman-temannya jika mendapat kesulitan.

Baca:   Ketua Pengurus Yayasan Lakidende Dipecat, Rektor Unilaki Tetap Prof Masihu Kamaluddin

“Di sekolah Vania sangat aktif. Aktif di ekskul, dan sangat peduli dengan teman-temannya, jika ada temannya yang susah, dia berusaha untuk membantunya. Dan hebatnya, dari 141 siswa siswi yang mengikuti pelulusan, dia berhasil masuk sepuluh besar,” tutupnya.

Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan