Masjid Al Alam Diresmikan, Pengunjung bisa Beribadah Sekaligus Berwisata Religi

  • Bagikan
Bagian dalam masjid Al Alam. (Foto: Nur Cahaya/SULTRAKINI.COM)
Bagian dalam masjid Al Alam. (Foto: Nur Cahaya/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Masjid Al Alam menjadi kado terindah di hari jadi Provinsi Sulawesi Tenggara ke-54. Kini, masjid yang berada di teluk Kendari ini, resmi difungsikan untuk umum, Jumat (27/4/2018). Peresmian dilakukan dengan menggelar salat Jumat berjamaah bersama Penjabat Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi beserta jajaran pemerintah lainnya.

“Masjid saat ini akan diperuntukkan untuk rumah ibadah dan tempat wisata religi untuk semua umat,” kata Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra Pahri Yamsul.

Dirinya berharap, ramainya jamaah tidak hanya diawal peresmiannya saja. Namun terus didatangi para jamaah untuk beribadah.

“Untuk pekerjaan fisik tidak ada deadline,” ucapnya.

Prasaranya lainnya akan melengkapi kemewahan masjid, termasuk lampu jalan.

Informasi dihimpun SultraKini.Com, masjid Al Alam dibangun sejak 2010. Anggaran pembangunan menghabiskan Rp 230 miliar sampai di grand openingnya. Masjid dapat menampung 1.600 jamaah, sementara lahan parkir menampung 700 unit kendaraan. Jalan masuk ke lokasi masjid menggunakan satu jalur. Masjid dilengkapi menara setinggi 64 meter.

Sehubungan pengamanannya, Pahri Yamsul mengatakan akan dibuatkan pos
pengamanan yang sedang dalam proses lelang.

“Menara sudah rampun. Persoalan pengamanan akan dibuat pos pengamanan yang telah dianggarkan 2018, baru sementara lelang,” jelasnya.

Baca:   Jelang Grand Opening, Masjid Al Alam Rampung 99 Persen

 

Laporan: Nur Cahaya

  • Bagikan