Masyarakat dan Pejabat Acuh Soal Kebersihan, Bombana Jauh Untuk Adipura

  • Bagikan
Tim penilai Adipura saat menyambangi salah salah satu pengolah sampah di Rumbia belum lama ini. (foto : Badar / SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM:BOMBANA – Harapan Pemkab Bombana untuk melirik piala Adipura atau penghargaan untuk kebersihan dan tata kelolah lingkungan di wilayah perkotaan, ibarat katak merindukan bulan.

 

Dua indikator penting, seperti kondisi fisik lingkungan daerah Rumbia, Ibukota Kabupaten Bombana, masih tergolong rendah untuk kebersihan dan kerindangan wilayah kota. Indikator terparah dari penilaian, yakni pengelolaan lingkungan perkotaan secara non-fisik. Ibukota yang kini genap berusia 13 tahun ini, minim soal manajemen dan daya tanggap atas kebersihan lingkungan.

 

Kunjungan anggota Tim penilaian Adipura ke Bombana, Sabtu (28/5/2016), menyayangkan sikap instansi pemkab yang masih acuh atas kebersihan lingkungan.

 

ibu alimazi

Banyak instansi pemkab Bombana diklaim tidak memiliki bak sampah. Andai ada, sekedar bak sampahnya biasa alias tidak memiliki sistem pemilahan khusus. Instansi pemkab juga dinilai buruk, untuk sistem pengolahan sampah hingga minimnya sistem penghijauannya.

 

Selain itu, beberapa tempat umum seperti terminal, ruang terbuka hijau diseputar Ibukota, didapati banyak sampah yang berhamburan. Bahkan beberapa sudut kota tidak memiliki bak sampah yang ideal.

 

”Bila ingin meraih sebuah adipura itu, sebuah kota harus betul-betul berbenah. Itu dimulai dari pucuk pimpinan daerah. Bupati itu harus tegas ke bawah soal lingkungan. Bila tidak, sulit sebuah kota berbenah. Jika Rumbia begini terus dari tahun ke tahun maka jauh akan pernghargaan Adipura itu,” pungkas Rina Triani penilai dari kementrian lingkungan Hidup.

Baca:   Mendaftar di Hari Terakhir, Sms Berjaya Lanjut ke Deklarasi

 

Menurutnya, bukan cuma pucuk pimpinan daerah, tapi pucuk pimpinan masing-masing SKPD pun minim perhatian soal lingkungan. ”Kami sudah pantau beberapa instansinya, soal sepele seperti bak sampah saja itu, ada instansi tidak ada sama sekali. Ini menunjukan pimpinan instasi itu tidak sama sekali peduli lingkungan,” ujarnya.

  • Bagikan