Masyarakat Koltim Diimbau Tidak Terpengaruh Gerakan People Power

  • Bagikan
Wakil Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)
Wakil Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Wakil Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur imbau masyarakat tidak ikut-ikutan menyerukan gerakan people power. Menurutnya, masyarakat harus menghormati putusan pemilu dari KPU sebagai institusi yangl aihir dari peraturan perundang-undangan.

“Saya tolak people power dalam hal ini pengerahan massa yang sangat banyak memprotes keputusan lembaga berwenang. Saya pun mengimbau kepada masyarakat tidak ikut dalam lingkaran tersebut. Apalagi sampai ada kontak fisik atau hal-hal lain yang merugikan berbagai pihak,” ucapnya, Minggu (19/5/2019).

Persoalan pemilu, lanjutnya perlu isikapi dengan pikiran positif dan tenang. Bahkan mengedepankan komunikasi apabila dituntaskan melalui jalur hukum, terlebih saat ini bulan suci Ramadan.

Disarankannya, kandidat pada pemilu 2019 sebaiknya intens komunikasi terstruktur, mulai dari tim pemenangan hingga pendukung maupun masyarakat luas. Sama halnya komunikasi dijalin dengan penyelenggara pemilu. Hal tersebut agar tidak memunculkan sikap inkonstitusional.

“Mari gunakan jalur hukum jika ada hal dianggap tidak sesuai, KPU dan Panwas harus memberikan pemahaman lebih lagi tentang jaminan netralitas dan independensi dalam penyelenggaraan pemilu,” ujarnya.

“Intinya, jangan ada kekerasan, ricuh, adu fisik. Kita masyarakat Indonesia. Hal tersebut bukan budaya kita. Mari sama-sama jalin hubungan sosial yang baik sesuai nilai-nilai demokrasi yang kita anut,” sambungnya.

Baca:   TMMD di Koltim Tidak Hanya di Infrastruktur, Warga Aere Ikut Diberikan Pemahaman Bela Negara

Laporan: Hasrianty
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan