Menciptakan Generasi Tangguh dengan Edukasi Literasi Digital

  • Bagikan

SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN-Mafindo Kendari Berpartisipasi dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di tiga sekolah, SMAN 4 Kota Kendari, SMKN 1Kolaka Timur, dan SMAN 14 Konawe Selatan. Partisipasi dilakukan dengan memberika edukasi literasi digital pada siswa yang mencakup etika digital, keamanan digital, budaya digital, dan kecakapan digital.

Perkembangan teknologi digital memiliki pengaruh dalam perkembangan perilaku remaja. Salah satunya adalah tantangan yang dihadapi dalam penggunaan media social. Ada beberapa permasalahan utama, seperti Ciberbullying, ini ditandai dengan maraknya perundungan online yang berdampak negative pada Kesehatan mental remaja.

Selain itu ada kasus kecanduan media social yang menunjukkan penggunaan yang berlebihan sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas tidur. Remaja juga memiliki kecenderungan membagi informasi pribadi dan bisa disalahgunakan. Pada beberapa kasus remaja juga terlibat penyebaran misinformasi.

Penyebaran informasi palsu dapat mempengaruhi pemahaman dan perilaku remaja. Oleh karena itu Mafindo berinisiatif untuk melakukan edukasi literasi digital di sekolah dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hal ini telah dimulai tahun lalu di Kota Solo dan Kabupaten Magelang, yang ternyata mendapatkan sambutan baik dari sekolah-sekolah.

Tahun ini, Mafindo melakukan perluasan dan pengembangan kegiatan edukasi literasi digital sekolah ke berbagai korwil Mafindo di daerah dengan membangun kemitraan dengan sekolah. Salah satunya Mafindo Kendari, yang berpartisipasi dalam MPLS di beberapa SMA/SMK Negeri di Provinsi Sulawesi Tenggara. Menciptakan Generasi Tangguh dengan Edukasi Literasi Digital

Mafindo Kendari Berpartisipasi dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di tiga sekolah, SMAN 4 Kota Kendari, SMKN 1Kolaka Timur, dan SMAN 14 Konawe Selatan. Partisipasi dilakukan dengan memberika edukasi literasi digital pada siswa yang mencakup etika digital, keamanan digital, budaya digital, dan kecakapan digital.

Perkembangan teknologi digital memiliki pengaruh dalam perkembangan perilaku remaja. Salah satunya adalah tantangan yang dihadapi dalam penggunaan media social. Ada beberapa permasalahan utama, seperti Ciberbullying, ini ditandai dengan maraknya perundungan online yang berdampak negative pada Kesehatan mental remaja.

Selain itu ada kasus kecanduan media social yang menunjukkan penggunaan yang berlebihan sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas tidur. Remaja juga memiliki kecenderungan membagi informasi pribadi dan bisa disalahgunakan. Pada beberapa kasus remaja juga terlibat penyebaran misinformasi.

Penyebaran informasi palsu dapat mempengaruhi pemahaman dan perilaku remaja. Oleh karena itu Mafindo berinisiatif untuk melakukan edukasi literasi digital di sekolah dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hal ini telah dimulai tahun lalu di Kota Solo dan Kabupaten Magelang, yang ternyata mendapatkan sambutan baik dari sekolah-sekolah.

Tahun ini, Mafindo melakukan perluasan dan pengembangan kegiatan edukasi literasi digital sekolah ke berbagai korwil Mafindo di daerah dengan membangun kemitraan dengan sekolah. Salah satunya Mafindo Kendari, yang berpartisipasi dalam MPLS di beberapa SMA/SMK Negeri di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Keikutsertaan Mafindo Kendari dalam MPLS bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang lanskap digital pada siswa, hal ini merupakan komitmen untuk meningkatkan literasi digital Masyarakat.

Ada tiga sekolah menjadi mitra dalam kegiatan MPLS tahun ini, yaitu SMAN 4 Kota Kendari, SMKN 1 Kolaka Timur, dan SMAN 14 Konawe Selatan. Ketiga sekolah dipilih untuk menjadi percontohan literasi digital sekolah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Materi yang diajarkan terkait dengan empat pilar digital, yaitu etika digital, cakap digital, budaya digital, dan keamanan digital. SMAN 4 Kota Kendari dan SMKN 1 Kolaka Timur melaksanakan edukasi literasi digital pada hari Selasa, 9 Juli 2024, sementara itu SMAN 14 Konawe Selatan pada hari Rabu, 10 Juli 2024.

Semua siswa baru peserta MPLS di ketiga sekolah mengikuti dengan antusias. Bahkan di SMAN 14 Konawe Selatan bukan hanya siswa tetapi para guru pun mengikuti materi hingga selesai. Kepala Sekolah tersebut, Ibu Nuzul Quryati Hartawati, S.Pd., M., Pd menyampaikan harapannya agar kemitraan dengan Mafindo dapat terus dilanjutkan agar kegiatan literasi digital dapat dilaksanakan lagi.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan literasi digital sekolah Mafindo Kendari, Dr. Jumrana menyatakan bahwa Mafindo Kendari masih akan menyelenggarakan literasi digital di SMAN 2 Kendari pada hari Jum’at, 19 Juli 2024, meskipun bukan dalam rangka MPLS. Sasaran dari kegiatan ini tidak hanya siswa baru tetapi semua siswa sekolah tersebut.

Mafindo Kendari berkomitmen untuk mengembangkan literasi digital untuk siswa, karena itu Mafindo Kendari akan terus membangun kemitraan dengan sekolah-sekolah. Keikutsertaan Mafindo Kendari dalam MPLS bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang lanskap digital pada siswa, hal ini merupakan komitmen untuk meningkatkan literasi digital Masyarakat.

Ada tiga sekolah menjadi mitra dalam kegiatan MPLS tahun ini, yaitu SMAN 4 Kota Kendari, SMKN 1 Kolaka Timur, dan SMAN 14 Konawe Selatan. Ketiga sekolah dipilih untuk menjadi percontohan literasi digital sekolah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Materi yang diajarkan terkait dengan empat pilar digital, yaitu etika digital, cakap digital, budaya digital, dan keamanan digital. SMAN 4 Kota Kendari dan SMKN 1 Kolaka Timur melaksanakan edukasi literasi digital pada hari Selasa, 9 Juli 2024, sementara itu SMAN 14 Konawe Selatan pada hari Rabu, 10 Juli 2024.

Semua siswa baru peserta MPLS di ketiga sekolah mengikuti dengan antusias. Bahkan di SMAN 14 Konawe Selatan bukan hanya siswa tetapi para guru pun mengikuti materi hingga selesai.

Kepala Sekolah tersebut, Ibu Nuzul Quryati Hartawati, S.Pd., M., Pd menyampaikan harapannya agar kemitraan dengan Mafindo dapat terus dilanjutkan agar kegiatan literasi digital dapat dilaksanakan lagi.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan literasi digital sekolah Mafindo Kendari, Dr. Jumrana menyatakan bahwa Mafindo Kendari masih akan menyelenggarakan literasi digital di SMAN 2 Kendari pada hari Jum’at, 19 Juli 2024, meskipun bukan dalam rangka MPLS.

Sasaran dari kegiatan ini tidak hanya siswa baru tetapi semua siswa sekolah tersebut. Mafindo Kendari berkomitmen untuk mengembangkan literasi digital untuk siswa, karena itu Mafindo Kendari akan terus membangun kemitraan dengan sekolah-sekolah.

  • Bagikan