Menjelang Porprov 2022, Wawali Baubau Minta KONI Mengusut Cabor Prioritas

  • Bagikan
Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka rapat anggota KONI (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)
Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka rapat anggota KONI (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Tingkat Provinsi (Porprov) Tahun 2022, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Baubau mulai membahas sejumlah persiapan melalui rapat anggota KONI Kota Baubau tahun 2020 dengan tema ‘Menjalin Sinergitas Pemerintah, Masyarakat, dan KONI Menuju Prestasi Porprov XIV Sulawesi Tenggara Tahun 2022’ di gedung Kantor KONI, Rabu (16 Desember 2020).

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, saat memimpin rapat mengatakan Kota Baubau sebagai tuan rumah Porprov 2022 bersama Kabupaten Buton mengharuskan pemerintah mempersiapkan diri sedini mungkin dari segi fasilitas setiap cabang olahraga (Cabor) maupun kesiapan atlit.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini Dispora fungsinya sebagai fasilitator yaitu yang menyiapkan penganggarannya dan menyiapkan fasilitasnya. Sedangkan yang akan melakukan koordinasi dengan cabang-cabang olahraga adalah KONI.

“Dimana cabang-cabang olahraga itu akan melakukan pembinaan pada atlit dengan pelatih, dan pembinaan kepada wasit,” kata Monianse saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi rapat anggota KONI, Rabu (16/12/2020).

“Prestasi olahraga tidak terlepas dari peran pelatih,” sambungnya.

Dia meminta agar Dispora dan dinas terkait dapat memilah cabang olahraga apa yang menjadi prioritas dan fasilitas apa saja yang perlu dibenahi dan dipersiapkan di Kota Baubau.

Baca:   DPRD Baubau Ajukan Pengadaan Dokter Spesialis Gangguan Jiwa 

Hal itu, katanya, akan sangat berkaitan dengan anggaran yang harus dipersiapkan oleh daerah. Untuk itu, ia berharap agar KONI bisa bersinergitas dengan pemerintah dapat menentukan cabang olahraga apa saja yang layak diselenggarakan di Kota Baubau sehingga dapat disesuaikan dengan perencanaan anggaran.

“Kita harus punya kemampuan untuk melobi cabang olahraga yang akan kita jadikan cabang pertandingan di Kota Baubau, sehingga kita dapat melakukan persiapan,” ujarnya.

Monianse mengaku anggaran APBD saat ini kondisinya masih terbatas sehingga dikhawatirkan akan ada permintaan anggaran yang menjadi harapan cabor tidak dapat difasilitasi.

“Untuk itu Tidak smua harapan bisa diakomodir tetapi paling tidak didalam rapat kita bisa menyusun prioritas-prioritas berdasarkan pengalaman dan prestasi yang didapat sebelumnya,” ungkapnya.

Ketua Umum KONI Kota Baubau, La Ode Suhardi mengatakan melalui rapat  tahunan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengangkat kejayaan daerah.

Suhaedi juga mengajak anggotanya untuk bersama-sama bahu membahu untuk menyukseskan Porprov 2022.

Dikatakannya, KONI Baubau bersama Pemerintah Kota Baubau telah menyelesaiakan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan direalisasikan dan didistribusikan kepada 32 cabang olahraga yang sebelumnya hanya 28 Cabor.

“Diperkirakan tujuh ribu atlet bersama kepala daerah dan jajarannya dari rombongan 17 kabupaten/kota akan menghadiri penyelenggaraan Porprov 2022,” katanya. (B)

Baca:   Jangan Ada Bajak Membajak Atlet Hadapi Porprov Sultra

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan