Menteri Agama Minta Gedung Kuliah Terpadu IAIN Kendari ‘Dihidupkan’

  • Bagikan
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin saat menandatangani prasasti pendirian gedung kuliah terpadu IAIN Kendari didampingi Rektor IAIN Kendari, Nur Alim, Senin (18/2/2019). (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM)
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin saat menandatangani prasasti pendirian gedung kuliah terpadu IAIN Kendari didampingi Rektor IAIN Kendari, Nur Alim, Senin (18/2/2019). (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meminta agar gedung kuliah terpadu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) difungsikan dengan baik. Hal tersebut disampaikan saat meresmikan gedung kuliah kampus islam negeri di Sultra tersebut, Senin (18/2/2019).

“Kami berharap civitas akademika IAIN Kendari memberikan ‘ruh’ kepada gedung kuliah terpadu ini. Artinya, gedung kuliah ini digunakan secara maksimal tidak ada ruangan yang tidak difungsikan. Selain itu kami harap gedung dijaga dan dirawat agar tetap indah,” ujar Lukman.

Sementara itu, Rektor IAIN Kendari, Nur Alim, menyampaikan gedung kuliah terpadu itu berdiri dilahan 7.853 meter persegi, terdiri dari 60 kelas berkapasitas 40 orang dan empat kelas yang bisa menampung 60 orang.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Selain itu, gedung tersebut dilengkapi fasilitas lembaga kemahasiswaan untuk Fakultas Usluhudin Adab dan Dakwah dan Fakultas Syariah,” jelas Alim.

Desain arsitektur bangunan gedung tersebut menggabungkan konsep islami dan kearifan lokal Sultra, yakni tabere. Hal tersebut melambangkan persatuan kokoh dalam berbagai perbedaan.

“Perlu diketahui anggaran pembangunan gedung ini kurang lebih Rp 38 miliar yang berasal dari dana surat berharga syariah negara (SBSN),” tambahnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Sarini Ido

Baca:   DPR RI Dukung Alih Status IAIN Kendari menjadi UIN
  • Bagikan