Milenial di Sultra bisa Jadikan Penulisan Konten dan Fotografi sebagai Sarana Promosi Pariwisata

  • Bagikan
Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Shaleh pada Malam Anugerah Lomba Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata di Kota Kendari. (Foto: Dok. Sultrakini.com)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Abdurrahman Shaleh berharap milenial dapat menjadikan konten dan fotografi sebagai wasah eksplorasi setiap destinasi wisata di daerahnya. Hal tersebut disampaikannya saat sambutan di Malam Anugerah Lomba Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata di Kota Kendari, Minggu (12 Desember 2021).

Menurut Abdurrahman Shaleh, promosi pariwisata sangat memerlukan dukungan dari semua elemen tanpa terkecuali kalangan milenial, terlebih promosi tersebut melibatkan ruang digital. Pariwisata di 17 kabupaten dan kota di wilayah Sultra sudah saatnya semakin berkembang dan menjadi daftar kunjungan para wisatawan.

Untuk menaikkan angka kunjungan wisatawan tersebut bisa melalui penulisan konten dan fotografi dengan memberikan ulasan atau destripsi destinasi-destinasi yang dimiliki Sultra.

“Misalkan ada 50 orang yang mengikuti kegiatan konten dan fotografi pariwisata, kemudian dia posting di media sosialnya sehingga banyak yang tahu tentang wilayah itu dan orang tertarik untuk berkunjung di tempat tersebut. Di antara kita mungkin belum ada yang pernah pergi ke Labengki tetapi dia lebih pintar bicara tentang wisata dibandingkan dengan orang yang pernah berkunjung,” jelasnya.

“Ini penting bukan hanya bagi kita saja, tetapi bagi anak-anak yang duduk dibangku sekolah sehingga hasilnya dapat mencintai keindahan wilayah kita. Kalau hal ini disepakati, maka kita harus mau terlibat dan tidak lagi berpangku tangan atas kondisi ini,” sambung Ketua DPRD.

Baca:   Semua TK di Buteng Belum Terakreditasi

Terkhusus milenial, kata dia, tentu sangat dibutuhkan untuk mengkampanyekan pariwisata minimal di tanah kelahirannya atau kawasan tempat tinggalnya.

(Baca juga: Ini Daftar Juara Lomba Penulisan Konten dan Foto Pariwisata Dispar Sultra 2021)

“Ke depan pemerintah akan membuat suatu program, yakni wilayah destinasi wisata akan ikut juga usaha kecil menengah, turut pula budaya lokalnya dan seterusnya sehingga akan membawa banyak manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Malam Anugerah Lomba Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata di Kota Kendari. (Foto: Dok. Sultrakini.com)

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Sultra, Syamsinar juga mengharapkan peran milenial yang secara mandiri mempromosikan pariwisata melalui konten dan fotografi di ruang digital seperti media sosial. Tindakan tersebut merupakan salah satu cara milenial dalam berkontribusi untuk kemajuan daerah, utamanya d sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Karena kita memiliki keanekaragaman dari sisi budaya, kearifan lokal, dan potensi dari sektor pariwisata sehingga ketika itu dipotret dalam suatu bingkai fotografi ataupun konten, itu kemudian bisa menciptakan pasar yang akan mendorong pengembangan sektor pariwisata secara luas,” terangnya.

Malam Anugerah Lomba Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata merupakan rangkaian dari workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dna fotografi pariwisata yang diadakan Dinas Pariwisata Sultra bekerja sama dengan Lulopedia.tv, Sultrakini.com, dan Komika Publising.

Baca:   Kementerian Kesehatan Sosialisasi Gema Cermat di Wakatobi

Workshop sendiri terselenggara di enam titik lokasi, yakni Kota Kendari, Kabupaten Muna, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Bombana, dan Kabupaten Kolaka.

Kegiatan yang menyasar milenial dan pelaku ekonomi kreatif ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Lulo Pedia, Website lulopedia.tv, Facebook Ekraf Dispar Sultra, dan Instagram ekraf_disparsultra. (C)

Laporan: Al Iksan
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan