Monitoring Sejumlah Proyek Pekerjaan, Bupati Koltim Minta Kontraktor Selesaikan Tepat Waktu dan Berkualitas

  • Bagikan
Bupati Andi Merya Nur saat memonitor pekerjaan sejumlah proyek di Kolaka Timur, (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)
Bupati Andi Merya Nur saat memonitor pekerjaan sejumlah proyek di Kolaka Timur, (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KOLTIM – Untuk memastikan semua proyek pembangunan memiliki kualitas baik dan tepat waktu pengerjaannya, Bupati Kolaka Timur (Koltim), Andi Merya Nur masif melakukan monitoring pengerjaan bangunan fisik baik perbaikan jalan atau pengaspalan, hingga pembangunan gedung dan rehab diseluruh Kabupaten Kolaka Timur.

Andi Merya Nur melakukan monitoring pekerjaan perbaikan jalan di Kecamatan Lambandia Poli-Polia pada Rabu (4/8) dan pembangunan fasilitas dan perbaikan di sejumlah sekolah di Kecamatan Tinondo, pada Kamis (5/8/2021), kemarin.

Beberapa proyek pekerjaan yang jadi pantauannya diantaranya, peningkatan ruas jalan Penanggo Jaya -Lere Jaya di Desa Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia yang dikerjakan oleh PT Tritama Jaya dengan nilai kontrak Rp8.860.000.000, pekerjaan pengaspalan jalan ruas Penanggo-Lere Jaya (DAU) di Desa Atolano, Kecamatan Lambandia yang dikerjakan oleh PT Sultan Nur Perkasa dengan nilai kontrak Rp4.215.000.000.

Selain itu, pekerjaan perkerasan jalan Desa Lambandia (paket ll) Kecamatan Lambandia yang dikerjakan oleh CV Zahrafa Junior Pratama dengan nilai kontrak Rp199.747.000, pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Wonuamboteo, Kecamatan Lambandia, yang dikerjakan oleh PT Cahaya Bumi Global Nusantara dengan nilai kontrak Rp3.019.853.000.

Selanjutnya, pekerjaan pembangunan saluran drainase di Desa Wonuambuteo, Kecamatan Lambandia, yang dikerjakan oleh CV Sawal Al Fitrah dengan nilai kontrak Rp199.900.600, pekerjaan perkerasan jalan di Desa Pomburea Kecamatan Labandia yang dikerjakan CV Zahrafa Junior Pratama  dengan nilai kontrak Rp199.745.000.

Baca:   UHO Evaluasi KKN Mahasiswa

Beberapa pekerjaan lain juga ikut dipantaunya yaitu pekerjaan pengaspalan ruas Gunung Jaya/Poli-Polia di Desa Wia -Wia, Kecamatan Polipolia yang dikerjakan oleh PT Hipotenusa Contraktor Group dengan nilai kontrak Rp.4.200.000.000.

Bupati Andi Merya Nur saat memonitor pekerjaan sejumlah proyek di Kolaka Timur, (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

Selanjutnya lagi, pembangunan ruang UKS dan perabotnya di Sekolah dasar Negeri 1 Lamunde (DAK) di Desa Lamunde yang dikerjakan oleh CV Anayya Raya Pratama dengan nilai kontrak Rp67.900.00, kontruksi pembangunan ruang UKS beserta perabot di SD negeri 1 Talata (DAK) dikerjakan CV Putri Hanifah dengan nilai Rp67.900.000 di Desa Talata Kecamatan Tinondo.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Kemudian, pekerjaan kontruksi pembangunan area bermain beserta apel luar ruang TK negeri pembina Tinondo (DAK) di Desa Tinengi, Kecamatan Tinondo, yang dikerjakan oleh CV Anugerah Koltim Perkasa dengan nilai kontrak Rp128.458.000, kontruksi pembangunan toilet (Jamban) beserta sanitasi SDN 1 Talata di Desa Talata, Kecamatan Tinondo, yang dikerjakan oleh CV Nayla Utama dengan nilai kontrak Rp109.940.000 dan renovasi balai penyuluhan pertanian di Desa Tinengi, Kecamatan Tinondo, yang dikerjakan oleh CV. Putri Hanifah dengan nilai kontrak Rp92.446.000

Untuk proyek peningkatan ruas jalan Penanggo Jaya – Lere Jaya di Desa Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia  yang dikerjakan oleh PT Tritama Jaya dengan nilai kontrak Rp.8.860.000.000, proyek ini mendapatkan penambahan waktu 45 hari dari waktu kontrak.

Baca:   Pemprov Sultra Berhasil Pertahankan WTP Delapan Kali Berturut Turut

“Saya berharap kepada kontraktor-kontraktornya dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dalam mengerjakan semua pekerjaanya dan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan dengan baik,” tegas Andi Merya Nur saat meninjau langsung pekerjaan, Kamis (5/8/2021).

Andi Merya bilang pada saat pihaknya melakukan peninjauan lokasi beberapa proyek ada pekerjaan pengaspalan jalan ruas Penanggo-Lere Jaya (DAU) di Desa Atolano, Kecamatan Lambandia yang dikerjakan oleh PT. Sultan Nur Perkasa dengan nilai kontrak Rp4.215.000.000 tidak dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

“Temuan kami saat monitoring proyek itu tidak memiliki base camp, papan proyek, dan stockpile. Saya harap kekurangan itu diadakan dan untuk stockpile-nya kedepannya harus dekat dengan lokasi proyek agar pekerjaan lebih efisien,” pinta orang nomor satu di pemerintahan Kolaka Timur itu.

Menurutnya, pengerjaan proyek di Koltim tidak boleh ada yang dikerjakan asal-asalan atau asal jadi. Sehingga diharapkan semua proyek di Koltim selesai tepat waktu dan berkualitas baik.

Agenda monitoring proyek, Andi Merya Nur didampingi Kepala Dinas PU, Kominfo, Kepala Bappeda, Kabag Pembangunan dan sejumlah staf di pemerintahan. (B)

Laporan: Hasrianty
Editor: Hasrul Tamri
n

  • Bagikan