Motor Listrik Diluncurkan Perdana di Sultra, Si Gesits Langsung Dibeli

  • Bagikan
Foto: Ist.

SULTRAKINI.COM: Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Andi Sumangerukka membeli dua unit motor si Gesits hasil karya anak bangsa pada peluncuran perdana sepeda motor tenaga listrik di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mayjen TNI Andi Sumangerukka menilai, performa Si Gesits sangat bagus sesuai dengan nama yang diberikan, sehingga ia berharap inovasi tersebut dapat berfungsi dengan gesit dan menarik minat pembeli.

“Ya sesuai dengan namanya harus gesit motornya di jalan dan harus gesit pembeli untuk mendapatkan,” ujarnya.

Pangdam XIV/Hsn bersama Gubernur Sultra dan pejabat lain secara langsung mencoba dan mengendarai motor Gesits di Pelataran Tugu Persatuan MTQ usai pelaksanaan atraksi motor oleh IMI Sultra.

Sepeda motor tersebut diperuntukan Korem 143/Ho dan Kodim 1417/KDI. Hal ini dilakukan sebagai wujud apresiasi dan kepedulian terhadap anak bangsa atas inovasi yang diciptakan dalam bidang teknologi.

“Setelah mencoba, Pangdam memborong dua unit sepeda motor Si Gesits dan diperuntukan ke Korem 143/HO dan Kodim 1417/KDI,” ucap Pelaksanaan Harian Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail dalam rilisnya, Sabtu (27/2/2021).

Ditempat yang sama, Dealer Network Assosiate Wika Industri Manufaktur, Prasetyo Primandaru mengatakan Kota Kendari merupakan lokasi peluncuran perdana di wilayah Indonesia Timur. Sebab ibu kota Provinsi Sultra ini masih jauh dari polusi udara kendaraan bermotor.

Baca:   Motor Listrik Resmi Mengaspal di Sultra, Ali Mazi Langsung Uji Coba Perdana

Motor Gesits sendiri memiliki tiga varian warna yang diluncurkan di Sultra, yakni merah, putih, dan hitam dop.

Adapun spesifikasi motor listrik yang desain mirip dengan motor Honda Vario 150 memiliki daya 5 KW (5.000 watt) dengan waktu pengisian bateri dari 0 sampai 100 persen membutuhkan waktu 3 jam serta memiliki kecepatan sampai dengan 70 km/jam dan jarak tempuh sampai 100 kilometer.

“Kita targetkan 180 titik show room dengan harga pemasaran maksimal 34 juta,” tambahnya. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan