MUI dan Kemenag Serukan Sholat Sunnah saat GMT

  • Bagikan
Kabid Urais Depag Sultra, HM Sabir, saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Jumadil Muslimin UHA/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Momentum Gerhana Matahari yang terjadi Rabu (9/3/2016), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tenggara memberikan arahan ke masjid-masjid di seluruh daerah, untuk melakukan Sholat Sunnah Gerhana. Pernyataan sudah disampaikan kepada seluruh MUI baik Kabupaten maupun kota.Bukan hanya MUI, Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sultra juga sudah memberikan arahan dan mengkoordinir mesjid dan KUA di masing-masing kecamatan, untuk melakukan Sholat Gerhana. Arahan tersebut diberikan langsung oleh Kementrian Agama pusat.Surat himbauannya sudah diberikan semenjak 12 Februari lalu. Dalam surat tersebut menyerukan Sholat Sunah dilakukan masing-masing masjid pada saat puncak terjadinya gerhana yakni pada 08:21 Wita untuk di wilayah Sultra. Meskipun tidak mengalami Gerhana Matahari Total”Ya, jadi Sholat Gerhana nantinya itu akan dilaksanakan pada puncak terjadinya gerhana, yaitu pada jam 8 lewat 21,” ujar Drs. HM Sabir, selaku Kabid Urais Kemenag Sultra kepada wartawan.Menurut Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) RI, Gerhana Matahari akan dimulai pada pukul 07:19, dan puncaknya akan terjadi pada 08:21, serta akan berakhir pada 09:31 untuk wilayah Indonesia bagian tengah.(C)Editor: Gugus Suryaman

loker marketing sultrakini
Baca:   ADP Dikukuhkan Sebagai Bangsawan Kerajaan Laiwoi Kendari
  • Bagikan