Musrenbang Provinsi, Dinsos Mubar Prioritaskan Pembentukan Kampung Siaga Bencana dan Kube

  • Bagikan
Kepala Dinas Sosial Muna Barat, Ahmad Ramadhan. (Foto: Hasan Jufri/SULTRAKINI.COM)
Kepala Dinas Sosial Muna Barat, Ahmad Ramadhan. (Foto: Hasan Jufri/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUBAR – Pembentukan Kampung Siaga Bencana dan Kelompok Usaha Bersama (Kube) menjadi usulan prioritas Dinas Sosial Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2023, yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Senin (28 Maret 2022).

Kepala Dinas Sosial Mubar, Ahmad Ramadhan mengungkapkan dalam Musrenbang tingkat Provinsi Sultra ini mengusulkan dua kegiatan yang sangat prioritas yakni pembentukan kampung siaga bencana dan kelompok usaha bersama (Kube).

“Untuk pembentukannya baru tahun ini akan dibentuk dan akan diawali dengan melakukan sosialisasi terlebih dahulu,” ungkapnya saat ditemui di pelataran Kantor Wali Kota Baubau, Senin (28 Maret 2022).

Mantan Kadiknas Mubar ini menjelaskan, kampung siaga bencana merupakan wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang nantinya dijadikan tempat untuk program penanggulangan bencana di wilayah itu.

“Pada Musrenbang ini, kita mengusulkan dua kegiatan prioritas yakni pembentukan kampung siaga bencana (KSB). Untuk pembentukan KSB ini kita fokuskan pada desa pesisir,” katanya.

Ia menjelaskan, pembentukan KSB ini akan dibentuk dibeberapa desa pesisir yakni Desa Pasipadanga, Kecamatan Maginti, Desa Santiri dan Desa Mandike, Kecamatan Tiworo Utara. Pihaknya sengaja memilih desa tersebut dikarenakan dibagian desa pesisir ini sering mengalami bencana alam seperti angin puting beliung.

Baca:   Halte Bus Ratokala di Mubar Jadi Sarang Debu

“Selama ini setiap bencana alam seperti angin puting beliung, kita (Dinsos) selama terjadi bencana hanya memberikan bantuan seadanya. Untuk itu, dengan musrenbang ini apa yang menjadi usulan prioritas kami bisa terakomodir semua,” harapnya.

Sementara untuk usulan kelompok usaha bersama (Kube) masih mengusulkan bantuan seperti perbengkelan, salon, penjahit, pertukangan, tenda jadi dan lainnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2023, dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 28 hingga 30 Maret 2022, yang dilaksanakan di Aula kantor Wali Kota Baubau. Dan diikuti 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. (C)

Laporan: Hasan Jufri
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan