Para Kenshi Kendari Bertarung di Open Turnamen Shorinji Kempo Yudhianto Mahardika Cup 2021

  • Bagikan
Para Kenshi yang berpartisipasi dalam Open Turnamen Shorinji Kempo Yudhianto Mahardika Cup 2021, Jumat (10/12/2021). (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)
Para Kenshi yang berpartisipasi dalam Open Turnamen Shorinji Kempo Yudhianto Mahardika Cup 2021, Jumat (10/12/2021). (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Open Turnamen Shorinji Kempo Yudhianto Mahardika Cup 2021 yang diikuti oleh para atlet atau kenshi yang berasal dari seluruh Dojo di Sulawesi Tenggara resmi dibuka oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, Jumat (10/12/2021).

Turnamen ini akan berlangsung selama tiga hari di Aula Poltekes Kendari yang terhitung sejak Jumat ini (10/12) hingga Minggu (12/12/2021).

Pemerintah Kota Kendari menyambut baik dengan hadirnya turnamen yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Kempo Indonesia (Perkemi) Sultra. Saya kira ini adalah hal yang tepat sekali momentumnya mengingat saat ini kita masih berjuang untuk melawan Pandemi Covid-19 yang diharuskan untuk selalu menjaga kesehatan fisik dan mental kita,” ujar Sulkarnain Wali Kota Kendari saat membuka tournamen, Jumat (10/12/2021).

Dia pun berharap, agar turnamen ini dapat diselenggarakan secara rutin tiap tahunnya sehingga para pemuda dapat ditempa ataupun dibina melalui bela diri Kempo, yang kemudian dapat meraih prestasi dan mampu mengangkat nama daerah, sampai di tingkat nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Ketua Perkemi Kendari, Amir Hasan, mengatakan kejuaraan Open Turnamen Dojo se-Sultra ini memperebutkan piala bergilir Yudhianto Mahardika Cup. Event ini juga kata dia, sebagai ajang untuk mencari bakat para Khensi yang ada di berbagai kabupaten dan kota di Sultra untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi pada kejuaraan nasional mendatang.

Baca:   PlazaInn Hadir dengan Konsep Hollywood di Malam Pergantian Tahun

“Tahun depan kita ada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Buton, inilah ajang kita yang selanjutnya akan dipersiapkan menuju kualifikasi Pra-PON dan PON di Aceh nanti. Serta untuk para peserta bertandinglah secara sportif,” bebernya.

Ketua Panitia Turnamen, Abdul Salam menyampaikan peserta yang berpartisipasi dalam tournamen ini sebanyak 124 orang yang berasal dari 27 dojo yang tersebar di seluruh wilayah Sultra. 

Ia menjelaskan pada kejuaraan ini terdapat tiga kategori pengelompokan atlet untuk dipertandingkan yakni kategori umur 13 tahun sampai dengan 17 tahun, kategori umur 18 tahun sampai 30 tahun, dan kategrori yudhansa veteran umur 40 tahun ke atas.

“Ini juga bertujuan supaya kenshi- kenshi ada pengganti, serta ada generasi baru berikutnya pengganti senpai (guru),” ujarnya.

Ditambahkan, salah satu kenshi atau atlet yang akan turun di kategori Randori Putra, kelas 50 – 55 kg, Gevin Masmuda mengaku siap untuk berkompetisi dengan para kenshi yang lain serta menunjukkan kemampuan maksimalnya di ajang ini bahkan sampai ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

“Saya sudah mempersiapkan ini dari jauh- jauh hari memang, baik itu tenaga ataupun pikiran. Harapan kami dapat lebih  memaksimalkan kemampuan diri  sehingga dapat meraih prestasi membanggakan di turnamen yang tentunya tidak kalah dengan peserta dari dojo lain,” ucapnya.

Baca:   Perkemi Sultra Utus 12 Kensi ke pra-PON

Untuk diketahui, adapun rincian nomor yang di pertandingkan yakni:

RANDORI (perkelahian bebas)

Kategori Randori Putra (umur 14-15 tahun)
– Kelas 35-40 kg
– Kelas 40,1-45 kg
– Kelas45,1-50 kg
– Kelas 50,1-55 kg
– Kelas 55,1-60 kg.

Randori putra (umur 16-18 tahun)
– Kelas 45-50 kg
– Kelas 50,1-55 kg
– Kelas 55,1-60 kg

Randori putra (umur 18-30 tahun)
– Kelas 50,1-55 kg
– Kelas 55,1-60 kg
– Kelas 60,1-65 kg.

Kategori Randori Putri (umur 14-15 tahun)
– Kelas 35-40 kg
– Kelas 40,1-45 kg
– Kelas 45,1-50 kg
– Kelas 50,1-55 kg
– Kelas 55,1-60 kg.

Randori putri (umur 16-18 tahun)
– Kelas 45-50 kg
– Kelas 50,1-55 kg
– Kelas 55,1-60 kg

Randori putri (umur 18-30 tahun)
– Kelas 50,1-55 kg
– Kelas 55,1-60 kg
– Kelas 60,1-65 kg

EMBU (kerapian teknik/jurus-jurus Kempo) berpasangan

Embu berpasangan kategori putra umur 15 tahun kebawah
– Tingkatan kyu 5 sampai kyu 4
– Tingkatan kyu 3 sampai kyu 2

Embu berpasangan kategori putra umur 18 tahun kebawah
– Tingkatan kyu 2 sampai kyu 1.

Embu berpasangan kategori putri umur 15 tahun kebawah
– Tingkatan kyu 5 sampai kyu 4
– Tingkatan kyu 3 sampai kyu 2

Baca:   Apes, Bawa Pulang Motor Bekas Kecelakaan, Sopir BBM Asal Kendari Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Embu berpasangan kategori putra umur 18 tahun kebawah:
– Kelas kyu 2 sampai kyu 1

Embu berpasangan campuran 18 tahun kebawah:
– Kyukensi

Pertandingan Embu Solo (Tandoku)
– Kategori putra umur 12 tahun kebawah tingkatan kyu 6,5,4 3.
– Kategori putri umur 12 tahun kebawah tingkatan kyu 6,5,4,3.

Kemudian nomor pertandingan embu beregu
– Kategori putra umur 17 tahun kebawah (kyukensi)
– Kategori campuran umur 17 kebawah (kyukensi)

Pertandingan Embu Solo (Tandoku) veteran
– Kategori putra umur 45 tahun ke atas. (B)

Laporan: Al Iksan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan