Pelaksanaan Porprov Sultra di Baubau dan Buton Dinilai Dipaksakan

  • Bagikan
Ketua DPD Partai Demokrat, Muh Endang (Foto: La Niati/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra, Muh Endang menilai pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke XIV tahun 2022 yang dipusatkan di Kota Baubau dan Kabupaten Buton dipaksakan.

Pasalnya, venue dan cabang olahraga yang akan dipertandingkan yang tinggal menghitung hari tersebut belum siap, sehingga ini dinilai tidak akan melahirkan atlet potensi dan berprestasi yang kemudian menjadi duta Sultra di level nasional.

loker wartawan sultrakini

“Kalau melihat dari kesiapan Provinsi dalam pelaksanaan Porprov yang akan digelar di Kota Baubau dan Kabupaten Buton itu belum siap dan terkesan dipaksakan. Sebaiknya ditunda saja diawal tahun 2023, sambil menunggu venuenya siap,” ujar Endang yang merupakan pemerhati olahraga Sultra, Senin (24 Oktober 2022).

Mantan Ketua Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sultra ini menyebutkan, anggaran untuk pelaksanaan Porprov ke XIV Tahun 2022 itu belasan milyar dan memprioritaskan untuk kesiapan dan kelengkapan cabang olahraga yang dipertandingan. Sementara untuk pembangunan sarana dan prasarana itu disiapkan oleh Pemerintah Kota Baubau dan Kabupaten Buton.

“Kalaupun dipaksakan pelaksanaan Porprovnya di Baubau dan Buton itu hanya seremoni pembukaan saja. Tetapi untuk pertandinganya dilaksanakan di daerah lain yang fasilitas lapangannya ada. Seperti lapangan sepak Bola di Konawe Selatan, lapangan Golf di Pomalaa Kolaka,” katanya.

Baca:   16 Besar Liga Eropa: Nasib Berbeda Dua Serigala

Mantan Wakil Ketua DPRD Sultra ini mengaku, memaksakan pelaksanaan Porprov di Baubau dan Buton ini dinilai hanya menghabiskan anggaran. Sementara gelaran Porprov itu adalah untuk mencari atlit potensi dan berbakat untuk kemudian dilatih dan disiapkan untuk menjadi olahragawan untuk mewakili Sultra di level yang lebih tinggi.

“Pemerintah dan KONI Sultra harus segera melakukan evaluasi akan pelaksanaan Porprov yang belum siap 100 persen. Mulai dari venue, cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Jikalau belum siap, baiknya ditunda saja,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra, Trio Prasetio Prahasto mengatakan, untuk persiapan Porprov Sultra akan dilakukan rapat bersama dengan pihak Pemkot Baubau dan Pemkab Buton dan pihak KONI untuk membahas kesiapan pelaksanaan Porprov

“Rencana besok kami agendakan rapat bersama. Hasilnya akan kami sampaikan,” pungkasnya. (B)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

loker marketing sultrakini
  • Bagikan