Pelaku Penikaman saat Bermain Kartu yang Menghilangkan Nyawa Berhasil Ditangkap

  • Bagikan
Ilustrasi (Foto: Tribun Jateng)
Ilustrasi (Foto: Tribun Jateng)

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Kepolisian Resor (Polres) Bombana akhirnya berhasil menangkap pelaku yang telah melakukan tindak pidana penganiayaan yang berujung meregang nyawa seseorang saat bermain kartu di Bombana pada Sabtu, (25/12/21) lalu.

Pelaku berinisial P (38) sedangkan korban inisial PD (49) warga Desa Kalibaru, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana. 

Kabag Humas Polres Bombana, IPDA Abdul Hakim mengatakan, pelaku ditangkap sekira pukul 20.35 Wita, Selasa (28/12/2021) di Desa Waeputang, Kecamatan Poleang Selatan, Bombana. 

“Mendapat informasi sekitar pukul 15.30 Wita, pelaku berada di sala satu kebun warga di Dusun Salolemo, Desa Kalibaru. KBO Reskrim, Kanit Resmob dan anggota serta unit Kam Sat Intel Polres Bombana langsung melakukan penggerebekan di tempat tersebut,” ungkap Abdul Hakim, saat dikonfirmasi via WhatsApp Rabu (29/12/21).

Namun saat tiba di lokasi kepolisian tidak menemukan pelaku, diduga melarikan diri dari lokasi tersebut. Sekira pukul 20.20 Wita, tim kembali mendapat informasi bahwa pelaku ada di rumah sala satu rekannya. 

Tanpa menunggu lama, kepolisian langsung bergerak cepat dan mengarah di rumah rekan pelaku. Ditempat itu, pelaku tak berkutik dan langsung ditangkap oleh aparat kepolisian.

“Saat ini pelaku sudah dibawa di Polres Bombana untuk dimintai keterangan dan dilakukan introgasi,” ujar IPDA Abdul Hakim.

Baca:   Tetapkan 3 Tersangka Baru, Kuasa Hukum Mantan KasatPol PP Konawe Apresiasi Kinerja Polda Sultra

Sebelumnya, usai melakukan tindakan penganiayaan tersebut pelaku melarikan diri ke hutan. Namun anggota Resmob bersama Polsek Poleang langsung melakukan pengejaran dan pencarian setelah mendapatkan informasi penganiayaan.

Adapun kronologi tindak pidana penganiayaan itu dilakukan saat pelaku dan korban bersama tiga warga lainnya sedang bermain kartu dalam pertandingan yang diselenggarakan di rumah sala satu warga pada Sabtu, 25 Desember 2021.

Saat giliran kocok kartu adalah pelaku, pembagian kartu tidak sesuai sehingga korban meminta kartu di kocok ulang. Kemudian pelaku mengocok kembali dan kartu kembali terhambur sehingga korban mengatakan perbaiki kocokannya.

Pelaku yang kesal dengan perkataan korban langsung menyimpan kartu di lantai. Kemudian dia mengambil badik dan langsung menikam dada sebelah kiri korban.

Usai menikam korban, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi pertandingan kartu tersebut.

Melihat korban terbaring dan bersimpuh darah, warga yang ada dilokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa korban di Puskesmas Poleang Selatan.

Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan pihak puskesmas mengatakan bahwa korban telah meninggal dunia. (B)

(Baca: Pria di Bombana Tewas Ditikam Teman Sendiri saat Pertandingan Kartu, Pelaku Melarikan Diri Kehutan)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan