Pelayanan Kependudukan di Disdukcapil Kendari Meningkat Hingga Tiga kali Lipat

  • Bagikan
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kendari, Halili (Foto: Ade Putri/SULTRAKINI.COM)
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kendari, Halili (Foto: Ade Putri/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Selama proses berlangsungnya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di buka pada tanggal 11 November, aktivitas pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari meningkat seiring dibukanya pendaftaran.

Kepala Disdukcapil Kota Kendari, Halili, mengatakan bahwa sejak dibukanya pendaftaran CPNS pada 11 November lalu, warga kota Kendari yang meminta pelayanan kependudukan melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasanya.

“Suasananya disini sudah seperti pasar. Kalau biasanya hanya 100 yang datang atau 50, tapi sejak dibuka ini pendaftaran CPNS meningkat jadi dua hingga tiga kali lipat. Rata-rata perhari itu 200 sampai 300 yang mengurus administrasi kependudukan,” ungkap Halili diruang kerjanya, Kamis (21/11/2019).

Kata Halili, sejak sepekan terakhir ini, setiap hari selalu di padati oleh calon pelamar CPNS yang mengurus data kependudukan karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP-el dan Nomor Kartu Keluarga (KK) tidak sinkron. Hal itu menjadi keluhan yang banyak di hadapi pelamar CPNS karena pada tahap pembuatan akun di situs BKN, pelamar gagal membuat akun.

“Untuk mengatasi hal tersebut, pelamar dapat mendatangi Disdukcapil setempat dengan cukup membawa kartu keluarga dan KTP-el untuk melakukan sinkronisasi data,” cetusnya.

Berdasarkan amatan Sultrakini.com, dihari-hari penghujung penutupan pendaftaran CPNS, tampak sejumlah warga membawa map berisikan dokumen kependudukan sedang mengantri melakukan legalisir dokumen kependudukan seperti kartu keluarga, ktp-el,dan akta kelahiran sebagai mana syarat administrasi penerimanaan CPNS 2019.

Baca:   HUT PWRI, Antara Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan dan Dukungan Pembangunan Garbarata

Sulasmi (25), seorang warga Kota Kendari yang rela mengantri dari pagi demi mendapatkan legalisir kartu keluarga dan ktp-el.

“Dari pagi sudah di capil untuk legalisir ktp dan KK soalnya kalau tidak datang cepat, pasti ramai sekali orang. Masih pagi saja sudah ramai apalagi kalau siang,” ucap Sulasmi, warga Kota Kendari

Karena meningkatnya permintaan pelayanan kependudukan, Disdukcapil Kendari menambah jam kerja sampai 1-2 jam. Jika pada hari biasanya Disdukcapil Kendari melakukan pelayanan hingga pukul empat sore maka pada masa pendaftaran CPNS pelayanan hingga pukul 6 sore.

 

Laporan: Nely & Ade Putri

Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan