Pemda Buton Evaluasi Program Vaksinasi: Masih Perlu “Tancap Gas”

  • Bagikan
Rapat koordinasi evaluasi vaksinasi di Kabupaten Buton. (Foto: Dok. Diskominfo dan Persandian Buton)

SULTRAKINI.COM: BUTON – Pemerintah Kabupaten Buton menggelar Rapat Evaluasi Vaksinasi Covid-19. Rakor digelar pada hari ke-4 pelaksanaan vaksinasi massal di wilayah setempat dan langsung dipimpin Wakil Bupati Buton, Iis Elianti.

Dalam rapat evaluasi, Pemda mengimbau kepala OPD, camat, lurah, hingga kepala desa untuk aktif dengan program vaksinasi. Misalnya perlu memacu lagi keikutsertaan ASN dalam vaksinasi.

“Marilah kita bersama-sama sukseskan vaksin Covid-19 di Kabupaten Buton. Bagi ASN atau non-ASN, maupun masyarakat mengikuti vaksinasi massal maupun vaksinasi di fasilitas kesehatan di seluruh kecamatan,” ujarnya secara tertulis, Selasa (15/6/2021).

Memaksimalkan program vaksinasi juga diarahkan Wabup kepada pihak sekolah, mengingat adanya upaya Pemda menggelar pembelajaran tatap muka terbatas pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Buton per 14 Juni 2021, cakupan vaksinasi bagi tenaga pelayan publik di Perkantoran Takawa masih tergolong rendah. Namun cukup meningkat enam persen dengan adanya vaksinasi massal selama empat hari terakhir.

Vaksinasi bagi tenaga kesehatan di dinkes dan puskesmas sebesar 74,8 persen dan tenaga di RSUD Buton mencapai 46,3 persen. Khusus cakupan vaksinasi bagi tenaga pendidik dan kependidikan mencapai 17,1 persen.

Sementara tingkat partisipasi tenaga kecamatan untuk divaksin mencapai 45,9 persen dan tenaga di kantor desa/kelurahan mencapai 35,4 persen.

Baca:   Kendari Jadwalkan Vaksinasi Covid-19, Berikut 10 Orang Pertama Disuntik Vaksin

Terdata pula cakupan pelaksanaan vaksinasi bagi TNI/Polri yang tergolong tinggi, yaitu Polri mencapai 97 persen dan TNI sebesar 100 persen. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan