Pemda Koltim Genjot Capaian Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

  • Bagikan
Suasana proses vaksinasi di Kecamatan Lalolae. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)
Suasana proses vaksinasi di Kecamatan Lalolae. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KOLTIM – Antusiasme seluruh kecamatan di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dalam menggencarkan vaksinasi bagi warga, terus berjalan dan semakin ditingkatkan.

Seperti di Kecamatan Lalolae, meski tim percepatan vaksinasi Pemda Koltim hanya menargetkan minimal 50 persen total yang divaksin hingga akhir tahun ini, kecamatan yang dipimpin Muh Sahlan ini, bersama seluruh pihak termasuk TNI/Polri menarget minimal 70 persen hingga 100 persen.

Kadis Kesehatan Koltim Ir Barwik Sirait Msi MPh pun terus melakukan upaya evaluasi dan pemantauan proses vaksinasi disejumlah kecamatan, salah satunya di Kecamatan Lalolae, Jumat (10/12/2021).

“Ia, Lalolae sudah menargetkan 70-100 persen warganya divaksin hingga akhir tahun ini. Ini adalah tekad dan langkah yang sangat baik dan tentu saja didukung oleh semua pihak termasuk tim percepatan,” ujarnya.

Suasana proses vaksinasi di Kecamatan Lalolae. (Foto: Hasrianty/SULTRAKINI.COM)

Tak hanya Lalolae, sebut Barwik, sejumlah kecamatan lain juga bertekad untuk melampaui dari target tim percepatan vaksinasi Pemda Koltim.

Apa yang disampaikan Kadis Kesehatan ini, sejalan dengan langkah dan gerak para camat yang dudukung oleh Kepala Puskesmas dan Kepala Desa dan Lurah Setempat. Seperti pada Kamis pagi (9/12) di Kecamatan Poli-Polia, Camat Tellong Ramli bersama TNI/Polri dan seluruh pihak termasuk kepala dusun di wilayah tersebut, menggelar rapat dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19, sekaligus langsung menggelar vaksinasi lanjutan di SMP Negeri 3 Poli-Polia di Desa Tokai.

Baca:   Dandim 1412 Kolaka akan Kembali Monitor TMMD, Usulan Jamban di Rubia Bakal Dicek

Langkah percepatan vaksin juga kembali di gelar Camat Lambandia Supriadi bersama Kepala Puskesmas Lambandia Gunawan dan TNI/Polri. Di Kamis ini, mereka menggelar vaksinasi di Desa Lowa dan Inotu. (C)

Laporan: Hasrianty
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan