Pemda Wakatobi dan Tim Ahli Bupati Terpilih Sinkronisasi Program Kerja

  • Bagikan
Sekda Wakatobi, La Jumadin (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)
Sekda Wakatobi, La Jumadin (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Menjelang akhir masa jabatan Bupati dan wakil Bupati Wakatobi Arhawi dan Ilmiati Daud periode 2017-2021, Pemerintah daerah (Pemda) Wakatobi bersama Tim Ahli Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi terpilih Haliana-Ilmiati Daud periode 2021-2025 melakukan sinkronisasi program kerja.

“Jadi ada dua tim yang telah dibentuk yaitu, tim ahli pak Haliana sebagai bupati terpilih dan tim yang dibentuk Pemda sebagai ledin sektor. Tim ini telah berkolaborasi dari aspek data, dan semua kita telah integrasikan ke seluruh program dan kegiatan yang berhubungan dengan pencapaian Bupati Wakatobi terpilih,” kata Sekda Wakatobi La Jumadin, Rabu (24/3/2022).

Sehingga di Tahun 2022 nanti program prioritas Bupati dan Wakil Bupati terpilih telah terinternalisasi dan disesuaikan dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

“Ini menjadi penting karena jika program-program prioritas bupati terpilih tidak mampu kita internalisasi dengan SIPD maka program tersebut tidak bisa terealisasi kedepan karena langsung di tolak oleh sistim,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini semua program pimpinan daerah terbaru itu telah terinternalisasi ke semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga di Tahun 2022 tinggal kebijakan anggarannya, agar semua program-program terealisasi.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Bahkan tim telah menghitung kekuatan fiskal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Wakatobi untuk merealisasikan program prioritas pimpinan daerah terpilih.

Baca:   Nakes di Wakatobi Pertama Divaksinasi Covid-19

Menurutnya, sinkronisasi program ini perlu agar ada kesinambungan pembangunan antara program kerja Arhawi – Imiati Daud dengan misi menjadikan Wakatobi sebagai kabupaten maritim yang berdaya saing, akan masuk dierah baru Bupati dan Wakil Bupati  Haliana-Imiati Daud dengan misi menjadikan Wakatobi sebagai kabupaten konservasi maritim yang sentosa. 

“Untuk menjadi Kabupaten Maritim yang sentosa ini maka harus program merdeka belajar itu harus sukses, merdeka sehat itu harus sukses, merdeka pangan itu harus sukses, merdeka emas harus sukses, dan One Island One School,” paparnya.

Selain itu, program yang perlu didorong bersama-sama yaitu pariwisata dan kelautan perikanan, serta pembangunan Sentra Bisnis Perikanan Terpadu (SBPT). (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan