Pemerintah Liwulompona di Buteng Punya Cara Agar Anggaran Desa bisa Dipantau Warganya

  • Bagikan
Baliho transparansi rincian anggaran di Desa Liwulompona, Buteng. (Foto: Nu'Aimin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Ada cara sederhana dilakukan untuk membuat anggara desa lebih transparan diketahui masyarakat. Nominal angka-angka jelas terlihat dan dipantau warga setempat. Hal inilah terjadi di Desa Liwulompona, Kecamatan Talaga Raya, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara.

Aparat Pemerintah Desa Liwulompona merincikan penggunaan dana desa serta alokasi dana desa pada 2022 di selembar baliho. Pihaknya lalu memasangnya di depan Kantor Desa setempat, agar ikut dipantau dan diawasi penggunaannya oleh warga. Tertulis jelas item-item yang dialokasikan sepanjang tahun ini. Upaya transparansi juga sudah kesekian kalinya.

Nampak rincian anggaran pendapatan Desa Liwulompona dari dana desa Rp 774.824.000 pagu alokasi dana desa Rp 537.114.000, serta dana lain-lain Rp 500.000. Berikut rinciannya.

  1. Bidang penyelenggaraan pemerintahan desa Rp 457.956.913
  2. Bidang pelaksanaan pembangunan desa Rp 444.726.085
  3. Bidang pembinaan kemaslahatan desa Rp 69.810.500
  4. Bidang pemberdayaan masyarakat desa Rp 55.525.000
  5. Bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan mendesak Rp 313.200.000

Dan surplus defisit tahun anggaran sebelumnya Rp 28.780.498.

“Saat ini pemerintah desa memprioritaskan tandon penampungan air bersih untuk masyarakat karena sulitnya dan minimnya tempat (penampungan), jumlah penerima 111 kepala keluarga. Tandon air bersih menjadi prioritas tahun ini. Masyarakat diharapkan menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,” Kepala Desa Liwulompona, Irwansyah Wawan, Selasa (8 Maret 2022).

Baca:   Menghadapi Pilkada, Plt. Bupati Muna Instruksikan Penjagaan Kantor

Diterangkan Wawan, anggaran tahun ini disetujui setelah melewati rapat penetapan APBDesa Liwulompona pada 11 Januari 2022. Hadir pula dalam kegiatan itu pemerintah desa, BPD beserta tokoh masyarakat. Tercatat total anggaran tahun ini senilai Rp 1.312.438.000.
(B)

Laporan: Nu’Aimin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan