Pemkot Baubau Sasar Wilayah Pinggir Kota Gelar Pasar Murah, Stabilkan Harga Sembako di Pasaran

  • Bagikan
Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka pasar murah di Kelurahan Waborobo, Selasa (12/4/2021). (Foto: Humas Diskominfo Kota Baubau)
Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka pasar murah di Kelurahan Waborobo, Selasa (12/4/2021). (Foto: Humas Diskominfo Kota Baubau)

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Selama Bulan Suci Ramadan Pemerintah Kota Baubau akan menggelar pasar murah secara kontinu atau bergantian di beberapa titik wilayah pinggir Kota Baubau yang dianggap jauh dari jangkauan pasar dalam upaya menstabilkan harga bahan pokok.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengatakan, kehadiran pasar murah bagi wilayah yang jauh dari jangkauan pasar ini merupakan bentuk dari kehadiran pemerintah dalam hal memberikan pelayanan dengan memberikan kemudahan kepada warga pinggiran kota untuk mendapatkan bahan pokok.

“Hari ini untuk kebutuhan pokok itu disiapkan, disamping lebih dekat sehingga warga tidak perlu membayar biaya transportasi,” kata Monianse saat membuka pasar murah di Kelurahan Waborobo, Selasa (12 April 2021).

Kelurahan Waborobo, Kecamatan Betoambari merupakan salah satu kelurahan yang ada dipinggiran tepatnya berada di perbatasan Baubau dan Kabupaten Buton Selatan. Pasar murah juga akan diadakan dibeberapa titik yang dianggap jauh dari pasar seperti Kecamatan Sorawolio dan kecamatan lain yang berapa di perbatasan.

“Pada 18 April pasar murah akan dilakukan di Sorawolio, begitu juga nanti di Palabusa paling ujung, dan tempat-tempat lain yang kira-kira jangkauan masyarakat terhadap pasar masih sangat jauh,” ucapnya.

Monianse mengatakan selain mempermudah jangkauan pasar masyarakat pinggir kota, tujuan adanya pasar murah adalah sebagai upaya Pemerintah Daerah dalam menekan harga pasar agar tidak terlalu melonjak naik pada akhir Ramadan menjelang lebaran atau Hari Raya Idul fitri.

Baca:   Pemkot Baubau Izinkan Salat Idul Adha di Masjid Jika Zona Hijau, Cek Wilayahnya

“Biasanya menjelang Idul Fitri ini harga naik, dengan alasan kebutuhan masyarakat, kemudian ada upaya menahan penjualan pada akhirnya kebutuhan itu malah langkah, harga naik, tapi kalau semua kebutuhan kita ada, saya percaya saudara-saudara kita juga yang hari ini jualan di pasar pasti akan menetapkan harga sesuai dengan harga yang wajar karena harga pasar stabil,” jelasnya.

Adapun bahan pokok yang disediakan di pasar murah antara lain minyak goreng seharga 50 ribu per dua liter, telur 43 ribu per rak, perng 50, beras 105 ribu per 10 kilo, gula pasir 13,5 ribu per Kg, terigu 10 ribu per kg, dan beberapa jenis minuman.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini benar-benar bermanfaat dan dapat dirasakan oleh seluruh warga di kota ini,” tutupnya. (C)


Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan