Pemkot Kendari Kembali Bantu Biayai Keberangkatan CJH 2018

  • Bagikan
Kepala Bagian Kesra Kota Kendari, Abdul Rauf. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)
Kepala Bagian Kesra Kota Kendari, Abdul Rauf. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARIPemerintah Kota Kendari melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat, akan memberikan bantuan biaya transportasi kepada para calon jamaah haji (CJH) asal Kota Kendari senilai Rp500 juta di 2018.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan jamaah haji, Pemerintah Daerah (Pemda) wajib membantu, mempermudah, dan memperlancar jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci. Peran Pemda dalam melindungi para jamaah sangat dibutuhkan, namun tetap melihat sisi kemampuan daerah.

Pemkot Kendari beberapa tahun ini memberi bantuan kepada jamaah haji, tetapi ada batasan, batasannya yang dimaksud transportasi lokal, yaitu dari Asrama Haji Lepo-lepo ke Bandara Haluoleo. Pemda yang menyediakan transportasinya, sebalik juga dari Bandara Hasanuddin Makassar ke Asrama Haji Embarkasi Makassar difasilitasi oleh Pemda,” kata Abdul Rauf kepada SultraKini.Com, Selasa (5/6/2018).

Pemkot juga akan memfasilitasi biaya transportasi ketika pulang dari menjalankan ibadah haji, transit di Makassar sampai di Kendari. Termasuk biaya makan dan minum calon jamaah haji.

“Kita bantu sesuai anggaran yang ada, apabila anggaran tidak cukup jamaah haji harus membantu. Kemarin saya sempat dengar, ada infomasi disangka dibiayai dengan pesawatnya, beda dengan kabupaten lain yang jamaahnya sedikit dibanding Kota Kendari kuotanya banyak,” terang Rauf.

Baca:   Pemkot Kendari-BI Bentuk Kelompok Tani dan Nelayan Sadar Inflasi

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, Pemkot Kendari menyiapkan Rp500 juta setiap tahunnya dari APBD, termasuk di dalamnya biaya pendampingan panitia atau PPIH.

“Biaya makan-minum saja sudah Rp300 juta lebih, belum lagi panitia yang terlibat ratusan orang mulai dari yang bertugas di asrama haji sampai bandara, kita yang tanggung makan minumnya,” jelas Rauf.

Dia berharap, DPRD Kota Kendari berperan merancang tambahan alokasi dana jamaah haji, demi pelayanan prima.

 

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan