Pemkot Komitmen menjadikan Kendari Layak untuk Anak-anak

  • Bagikan
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. (Foto: Dok.Sultrakini.com)

SULTRAKINI.COM: Mewujudkan kota layak anak merupakan impian setiap daerah di Indonesia. Komitmen tinggi mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak ini, termasuk misi Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Hadirnya penganugerahan Kota Layak Anak menjadi komitmen tersendiri pemerintah Indonesia melihat upaya-upaya pemerintah daerah menaruh perhatian kepada anak-anak. Sejumlah indikator pun dijadikan tolak ukur kinerja pemda sehingga daerahnya dikatakan layak bagi anak-anak.

Terkhusus KLA 2021, terdapat salah satu penilaian evaluasi kabupaten/kota, yakni kesiapsiagaan pemerintah daerah mengupayakan pemenuhan hak anak dan penanganan dampak Covid-19 terhadap anak. Penilaian ini disisipkan karena Indonesia masih dalam situasi pandemi.

Program KLA juga untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan kepahaman kepada keluarga, masyarakat, dan media di wilayahnya terkait upaya pemenuhan hak anak.

Di satu sisi, pemerintah daerah didorong melakukan berbagai kebijakan, program, dan kegiatan yang menjamin agar hak-hak anak agar dapat dipenuhi.

Pada dasarnya klaster hak anak, yaitu sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus.

Beranjak dari hal itu, muncullah peringkat Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI untuk mengukur kinerja pemda mulai dari pratama, madya, nindya, utama, dan KLA.

Baca:   Perawatan Jalan Kendari Dianggarkan Rp 1 Miliar

Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Subandi Sardjoko pernah mengatakan, banyak hal positif dari pelaksanaan KLA di daerah, di antaranya muncul berbagai fasilitas umum yang ramah anak, seperti sekolah ramah anak, pusat pembelajaran keluarga, puskesmas ramah anak, dan pusat kreativitas anak.

Kendari disematkan KLA

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. (Foto: Dok.Sultrakini.com)

Kota Kendari sendiri mengukir capaian KLA 2021 setelah diumumkan meraih penghargaan kategori nindya. Untuk kategori madya, diperoleh Pemkot Kendari pada Juli 2019.

(Baca juga: Pemkot Kendari Kembali Terima Penghargaan Kota Layak Anak)

Sebetulnya, kota layak anak merupakan bagian dari misi Pemkot Kendari. Bahkan Pemkot mengajak stakeholders bersama-sama mewujudukan Kendari sebagai kota layak anak.

Hal ini juga disadari Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir bahwa KLA tidak hanya dimaknai sebagai simbol, tapi betul-betul menjadikan anak-anak merasa nyaman dan aman berada di Kendari.

“Kerja kita tidak sampai di sini karena tugas kita memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga Kota Kendari, khususnya anak-anak harus terus kita lakukan utamanya menciptakan Kendari yang layak bagi anak,” ucapnya usai Kendari disematkan KLA 2021 kategori nindya.

Capaian peringkat nindya juga diterima Pemkot dengan melewati sejumlah tahapan, seperti penilaian mandiri, verifikasi administrasi, verifikasi lapangan hybrid, dan verifikasi final.

Baca:   Tadika Puri Kendari Gelar Wisuda, Pemkot: Jadilah Tenaga Profesional yang Dibutuhkan Bangsa

(Baca juga: Kendari Disematkan sebagai Kota Layak Anak 2021)

Foto bersama Pemkot Kendari menerima predikat Kota Layak Anak 2021. (Foto: Dok.Pemkot Kendari)

Meski peringkat KLA semakin meningkat, tidak membuat Pemkot Kendari berpuas diri. Pihaknya terus mengupayakan terobosan-terobosan pembangunan berbasis hak anak dalam mendapatkan ruang dan fasilitas pendukung untuk tumbuh dan berkembang sebagaimana mereka adalah generasi penerus bangsa yang perlu disiapkan secara ideal.

“Insya Allah kami sedang mengupayakan itu, beberapa taman kota terus kita benahi, beberapa fasilitas publik terus kita benahi. Kita harapkan bisa memberikan ruang pada anak untuk terus berkembang mencapai cita-cita mereka,” jelas Sulakrnain.

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan