Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Runduma Memasuki Hari Ketiga

Gambar: Saat pencarian berlangsung. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, yang diduga terjatuh dari perahu saat melaut. Memasuki hari ketiga, Senin (3/8/2026), tim memperluas penyisiran di perairan sekitar Tanjung Pulau Runduma.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Amiruddin, mengatakan operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.10 Wita. Korban diketahui bernama La Ode Artasi (55), yang dilaporkan hilang sejak Jumat (31/7/2026).

“Pencarian dilakukan dengan menyisir area seluas 1,5 mil laut persegi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Wakatobi dan longboat milik warga,” ungkapnya.

Operasi ini melibatkan personel Pos SAR Wakatobi, staf Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, masyarakat, serta keluarga korban.

Dalam melakukan pencarian, tim menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang. Kecepatan angin tercatat mencapai 32 kilometer per jam dari arah timur, dengan tinggi gelombang berkisar antara 1 hingga 1,8 meter dan kecepatan arus sekitar 0,6 kilometer per jam.

Berdasarkan kronologi, korban berangkat memancing sekitar pukul 15.30 Wita di sekitar tubir Pulau Runduma bagian timur menggunakan longboat. Sekitar pukul 17.00 Wita, seorang nelayan bernama La Nona menemukan longboat milik korban dalam kondisi kemasukan air, lalu menariknya kembali ke Desa Runduma.

Sebelum operasi SAR resmi dilakukan, keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan longboat. Namun hingga kini korban belum berhasil ditemukan dan operasi pencarian masih terus dilanjutkan.

Laporan: Amran Mustar Ode