Pendaftaran CPNS Ditutup Malam Ini, BKD Sultra Ingatkan Pelamar Tidak Percaya Calo

  • Bagikan
Kasubid Pengadaan ASN BKD Provinsi Sultra, Handrawati Hasjid. (foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)
Kasubid Pengadaan ASN BKD Provinsi Sultra, Handrawati Hasjid. (foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan kepada pelamar agar tidak percaya terhadap calo.

Diketahui, pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) akan ditutup pada Senin (26/7/2021) pukul 23.59 WIB.

Pendaftaran sendiri dapat dilakukan di situs resmi BKN www.sscasn.bkn.go.id.

Kasubid Pengadaan ASN BKD Provinsi Sultra, Handrawati Hasjid mengungkapkan, berdasarkan data statistik pengadaan CPNS yang sudah tersubdit (terkirim) pendaftarannya secara online sejumlah 1.574 pelamar. Kemudian berkas fisik yang telah terkirim di BKD Sultra dari hari pertama pendaftaran sampai tanggal 23 Juli sejumlah 1.217 peserta.

Saat ini BKD Sultra masih terus menghitung jumlah peserta serta belum mengetahui secara pasti mengenai formasi CPNS dan P3K yang paling diminati pendaftar dan belum terisi.

“Saat ini belum bisa dipastikan, setelah tutup pendaftaran baru bisa dipastikan. Karena kalau sekarang kan masih total keseluruhannya dulu,” ujar Handrawati saat dihubungi via telepon, Senin (26/7/2021).

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Dia juga menghimbau terutama kepada pelamar dan masyarakat agar tidak mempercayai calo yaitu orang-orang yang menjanjikan bisa membantu diterima atau meloloskan di instansi tertentu.

“Intinya kita harus belajar dan percaya terhadap diri sendiri untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Artinya jangan mendengar saran dari luar (calo),” imbaunya.

Baca:   Pemda Muna Promosikan Potensi Perikanan ke KKP RI

Dia juga menyebut, apabila ada peserta diketemukan menggunakan jasa calo maka peserta tersebut langsung dinyatakan gugur dan tidak dapat mengikuti ujian.

Handrawati berharap agar pelamar untuk terus semangat dan terus berjuang demi menggapai masa depan yang lebih baik.

“Utamanya selama pandemi ini kita harus tetap menjaga protokol kesehatan,” tutupnya. (C)

Laporan: Al Iksan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan