Pengunjung Wisata Batu Gong Dilarang Berenang Sejauh 50 Meter dari Bibir Pantai

  • Bagikan
Dispora Konawe bersama jajarannya, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pengelola pantai memasang peringatan di Pantai Batu Gong. (Foto: Ist)
Dispora Konawe bersama jajarannya, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pengelola pantai memasang peringatan di Pantai Batu Gong. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispar) Kabupaten Konawe memasang informasi peringatan bagi para pengunjung wisata di pantai Batu Gong, di Kecamatan Lalonggasumeeto.

Informasi peringatan itu berupa himbauan bagi para pengunjung untuk tidak berenang melewati batas maksimal 50 meter dari bibir pantai.

Hal ini dilakukan Dispora Konawe guna untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau peristiwa tenggelam terbawa arus. Pasalnya, dua tahun belakang serikali terjadi peristiwa kecelakaan di pantai ini.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Konawe, Muhammad Nur, mengatakan pemasangan papan pengumuman berupa peringatan kepada pengunjung objek wisata Batu Gong agar tidak berenang terlalu jauh.

“Pengunjung wisata Batu Gong dilarang keras berenang sejuah 50 meter dari bibir pantai,” tegasnya, Sabtu (23 Juli 2022).

Bahkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pengelola dan penjaga pantai agar selalu memantau serta menginformasikan kepada pengunjung tentang imbauan tersebut.

“Edukasi ini penting, agar apa yang kita tidak inginkan tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Muhammad Nur juga menyampaikan, kedepan akan mengadakan kegiatan ritual adat di pantai Batu Gong mengingat kecelakaan yang terjadi di permandian Batu Gong sudah terjadi dua tahun berturut-turut yakni pada 2021 dan 2022.

“Kegiatan ini berdasarkan saran dari tokoh masyarakat setempat (Kecamatan Batu Gong) , tujuannya untuk menjauhkan musibah agar tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Baca:   Wisatawan Pantai Batu Gong Terseret Gelombang, Satu Meninggal, Dua Orang Hilang

Baru-baru ini, tiga orang bocah hanyut terseret ombak di pantai Batu Gong saat sedang berenang. Satu diantara mereka bernama Aisyah (11), warga asal Kelurahan Tobuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, dinyatakan tenggelam dan meninggal dunia di Pantai Batu Gong, Kabupaten Konawe pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Korban sempat dinyatakan hilang dan akhirnya berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, namun sudah meninggal dunia dalam posisi mengapung sekitar jarak 100 meter dari bibir pantai.  

Diduga, ketiga korban sedang mandi-mandi dengan jarak sekitar 50 meter dari bjbir pantai. Lalu tiba-tiba gelombang tinggi datang kemudian menyeret ketiga korban hingga tenggelam.

Laporan: Hasrul Tamrin

  • Bagikan