Penyakit Kulit Serang Warga Korban Banjir di Konawe

  • Bagikan
Kadis Kesehatan Konawe, Muh. Aris (foto: Mas Jaya / SULTRAKINI.COM)
Kadis Kesehatan Konawe, Muh. Aris (foto: Mas Jaya / SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Banjir di sejumlah desa Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara hingga kini belum juga surut semua. Di beberapa titik banjir masih menggenang dan penyakit yang dibawanya pun mulai menyerang.

Saat ini, warga korban banjir di Konawe mulai diserang penyakit kulit. Umumnya, penyakit yang diderita adalah gatal-gatal. Hal itu diakibatkan lingkungan banjir yang tampak kotor.

Kondisi ini pun dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Muh. Aris. Saat dikonfirmasi, Jumat (6/7/2018), Aris mengaku telah mengidentifikasi penyakit yang menyebar di kalangan warga korban banjir.

Berdasarkan laporan yang masuk, katanya warga sudah terserang gatal-gatal. Mereka terdampak adalah warga korban banjir yang tersebar di Kecamatan Bondoala dan Anggaberi. Namun pihaknya juga tidak menampik kalau dampak yang sama juga akan menyerang warga korban banjir di kecamatan lainnya yang masih terkena dampak banjir.

“Kami sudah coba menanggulanginya dengan menyediakan obat-obatan di posko banjir. Stoknya masih ada,” ujarnya.

Menurut Aris, kondisi yang tengah diwaspadai saat ini adalah jangan sampai warga terkena Diare. Sebab pada umumnya, kondisi air banjir yang belum surut akan mempercepat penyebaran penyakit tersebut.

“Kondosi air yang kotor dan lingkungan yang kumuh bisa mempercepat terjadinya diare. Ini yang coba kita awasi,” jelasnya.

Baca:   Projo Soroti Kinerja Tak Beres Tiga Instansi di Konawe

Untuk itu, Aris mengimbau agar warga korban banjir tetap menjaga kebersihan, khususnya makanan. Sehingga dapat mencegah penyebaran Diare.

“Kalau terkena Diare kami harap langsung melapor ke Puskesmas terdekat agar langsung mendapat penanganan,” tandasnya.

Laporan: Mas Jaya
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan