Penyaluran BTS Disebut masih Terkendala, Ini tanggapan Dinsos Konawe

  • Bagikan
Kepala Dinsos Kabupaten Konawe, Agus Suyono. (Foto:Andi Nur Aris.S/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Sejumlah warga Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara berharap Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar segera disalurkan, mengingat masih ada masyarakat belum menerima bantuan tersebut.

Pasalnya dengan pelaksanaan PPKM di masa pendemi saat ini sangat berdampak dari segi ekonomi masyarakat Konawe, terutama kalangan menegah ke bawah, sehingga bantuan dari pemerintah sangat dibutuhkan sala satunya BST tersebut.

Seorang warga Konawe, Dilla, mengatakan belum menerima BST. Ia takut dirinya tidak terdaftar dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Sudah lama saya tunggu ini bantuan, hanya belum ada tanda-tanda kalau namaku masuk daftar bantuan BST–apa tidak,” ucapnya, Senin (16/8/2021).

Hal senada juga dikatakan Fahri. BST itu pernah didapatkan namun untuk Juli 2021 belum ada keterangan jika dirinya masih mendapatkan atau tidak.

“Ini masih saya tunggu, baru belum ada juga informasi kalau saya masih dapat ini bantuan apa tidak,” terang Fahri.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Konawe, Agus Suyono, menjelaskan tarkait bantuan bagi KPM, seperti BST, PKH maupun BPNT. Pihak Kemensos dan Kemendagri hingga kini sedang melakukan pemadanan data.

“Kalau ada keluarga penerima manfaat yang belum masuk bantuannya, diharapkan bersabar karena masih dalam proses pemadanan data (tunda bayar),” jelasnya, Senin (16/8/2021).

Diterangkan Agus, terdapat tiga masalah terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial itu, yakni terdapat nama tidak sesuai dengan ID-nya, nama tidak sesuai dengan KTP, ada juga tidak sama dengan nomor induk KK maupun KTP-nya. Kendala seperti itu, kata dia, akan diselesaikan sehingga bantuan segera diberikan kepada KPM.

Baca:   Dinsos Konawe Jamin Tidak Ada ASN Penerima Bansos 

“Jika DTKS-nya ini terdeteksi, bantuannya akan segera diterima kembali,” tambahnya.

Sebanyak 70 ribu pemadanan data telah disinkronkan untuk Kabupaten Konawe, masih ada sekitar 7 ribu lagi belum sinkron.

“Mungkin ini yang belum disingkron, sehingga KPM belum masuk bantuannya,” ujarnya.

Menurut Agus, penerima bansos di Konawe pada tahap pertama ini berjumlah 21.722 KPM. Ada juga tambahan bantuan, yakni bantuan beras PPKM seberat 10 kilogram perkeluarga. Dan sekitar 6.528 KK sementara proses penyiapan.

Sasaran bantaun ini, yaitu keluarga penerima PKH, penerima BST, dan penerima BPNT murni.

Bantuan beras tersebut juga diberikan bagi warga yang s3dang isolasi mandiri dan terdampak bencana alam.

“Sekitar 508 KK sudah kami salurkan yang tersebar di hampir seluruh kecamatan lingkup Kabupaten Konawe,” ucap Agus. (B)

Laporan: Andi Nur Aris.S
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan