Permukaan Jembatan Tripping Kendari Berlubang-lubang

  • Bagikan
Kondisi permukaan Jembatan Tripping di Jalan Z.A Sugianto, Kota Kendari. (Foto: Maykhel Rizky/SULTRAKINI.COM)
Kondisi permukaan Jembatan Tripping di Jalan Z.A Sugianto, Kota Kendari. (Foto: Maykhel Rizky/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Permukaan jembatan Tripping di Jalan Z.A Sugianto, Kota Kendari cukup memprihatinkan. Kondisi jembatan mulai berlubang, padahal jalur ini salah satu alternatif penghubung Kantor Wali Kota Kota Kendari dari/ke Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, mengatakan perbaikan atau rehab Jembatan Tripping belum dianggarkan tahun ini.

“Untuk jembatan, tahun ini belum ada dana rehab atau perbaiklan, tapi sudah ada rencana pemerintah untuk perbaiki jembatan itu,” terang Erlis kepada Sultrakini.com, Selasa (5/3/2019).

Ditambahkan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Kendari, Tigor Roma Sihite, persoalan perbaikkan jembatan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan). Namun tetap terkendala di anggaran.

“Kami sudah pengamatan visual pada 2018. Kami turun ke bawah melihat secara langsung kondisinya dan hasilnya jembatan itu masih layak untuk digunakan, meskipun memang permukaan jalannya sudah berlubang-lubang,” jelas Tigor.

Kondisi permukaan Jembatan Tripping di Jalan Z.A Sugianto, Kota Kendari. (Foto: Maykhel Rizky/SULTRAKINI.COM)
Kondisi permukaan Jembatan Tripping di Jalan Z.A Sugianto, Kota Kendari. (Foto: Maykhel Rizky/SULTRAKINI.COM)

Di satu sisi, Ketua DPRD Kendari, Samsuddin Rahim, menuturkan terdapat anggaran pemeliharaan untuk mengatasi persoalan tersebut. Jumlahnya sekitar Rp 3 miliar.

“Saya juga sebagai pengguna jalan berharap, PU dapat menyelesaikan permasalahan itu, karena memang ada anggaran pemeliharaan, itu kita anggarkan sekitar Rp 3 miliar lebih. Jadi harus diselesaikan secepatnya, tidak ada alasan begitu dari PU,” ucap Samsuddin.

Baca:   Komisioner Bawaslu Sultra Ditetapkan, Dua Orang Termasuk Petahana

Laporan: Maykhel Rizky
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan