Persiapan ASO Tahap II: Penyelenggara MUX Berkomitmen Beri Bantuan Set Top Box

  • Bagikan
Ketua tim komunikasi publik ASO Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti. (Foto: potongan video Kemkominfo)

SULTRAKINI.COM: Kementerian Komunikasi dan Informasi RI terus berkoordinasi dengan penyelenggara multipleksing atau penyelenggara MUX untuk memberikan bantuan set top box kepada rumah tangga miskin untuk menyukseskan peralihan siaran TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO) pada tahap kedua yang dijadwalkan paling lambat pada 25 Agustus 2022.

Staf Khusus Menteri Kominfo sekaligus Ketua tim komunikasi publik ASO Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti, mengatakan Kominfo menggandeng sejumlah penyelenggara MUX untuk memberikan bantuan STB kepada sedikitnya 6.2 juta orang masyarakat di Indonesia.

Niken mengatakan, pemerintah akan memastikan distribusi set top box di beberapa daerah yang masuk wilayah ASO tahap I pada 30 April 2022 berjalan dengan baik.

“Terdapat delapan wilayah yang switch off ini memang rumah tangga miskin terdata semuanya sudah menerima set top box, sehingga ini juga akan bergulir pada daerah lain,” ucapnya, Senin (27 Juni 2022).

Dalam upaya menyukseskan ASO tahap kedua sehingga mencapai target sesuai jadwal, pihaknya akan mendorong penyelenggara MUX untuk meningkatkan pengadaan atau penyediaan set top box kepada rumah tangga miskin.

Penyelenggara MUX akan menyediakan STB untuk rumah tangga miskin, antara lain lembaga penyiaran SCTV dan Indosiar mereka akan menyiapkan 1.213.750 STB. Kemudian Metro TV berjumlah jumlah 704.378 STB; RCTI dan GTV sebanyak 1.143.121 STB; Trans TV bersama Trans berjumlah 7.616.511 STB; RTV sebanyak 500.000 STB; sedangkan TV One sebanyak 150.000 STB dan NTV sebanyak 3.000 STB.

Baca:   AMSI dan Google, Kembali Gelar Pelatihan Penguatan Bisnis Media Digital

“Komitmen dari penyelenggara MUX memang sebesar itu, tetapi pada posisi sekarang belum sepenuhnya. Kominfo untuk menambahkan kekurangan itu sekarang menyediakan sekitar 1 juta set top box bantuan untuk rumah tangga miskin,” jelas Niken.

Pihaknya juga terus melakukan pertemuan-pertemuan dengan penyelenggara MUX untuk memastikan mereka dapat melaksanakan komitmen sesuai target yang dijadwalkan. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan