SULTRAKINI.COM: WAKATOBI — Petugas Balai Taman Nasional Wakatobi meninjau langsung abrasi pantai di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kondisi pesisir tidak kembali terganggu oleh aktivitas manusia yang dapat memperparah kerusakan, Senin (23/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Taman Nasional Wakatobi, La Fasa, menyebut kerusakan pantai di Desa Sombu sudah sangat memprihatinkan.
Ia menjelaskan, pengikisan pantai telah mencapai sekitar tiga hingga lima meter ke arah daratan. Bahkan, dari total bentangan pantai yang terdampak, sekitar 300 meter kini semakin mendekati area permukiman warga.
Menurut La Fasa, selain faktor gelombang dan cuaca, aktivitas pengambilan pasir oleh oknum masyarakat turut mempercepat kerusakan garis pantai.
“Kita berharap Pemerintah Daerah Wakatobi dan desa segera mengambil langkah mitigasi dan rehabilitasi pantai guna mencegah abrasi semakin meluas.” Ungkapnya
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi mengambil pasir di kawasan tersebut karena berpotensi memperparah kerusakan dan mengancam keselamatan lingkungan pesisir.
Balai Taman Nasional Wakatobi berharap penanganan abrasi dapat dilakukan secara terpadu antara pemerintah dan masyarakat agar pesisir Desa Sombu tetap terjaga dan tidak semakin tergerus hingga mengancam permukiman warga.
Laporan: Amran Mustar Ode












