Petugas PPS Buteng Ikuti Simulasi Pengisian Form C1

  • Bagikan
Anggota PPS mengikuti simulasi pengisian formulir C1 di Kantor Balai Desa Matara, Kabupaten Buteng. (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)
Anggota PPS mengikuti simulasi pengisian formulir C1 di Kantor Balai Desa Matara, Kabupaten Buteng. (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Guna mendapatkan hasil pemilu sesuai harapan pada pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Buton Tengah (Buteng) melakukan simulasi pengisian formulir C1 kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) beserta anggota sekretariatnya.

Simulasi digelar untuk memberikan pemahaman dan memastikan kesiapan para penyelenggara pemilu dalam bertugas di lapangan. Harapannya, kekeliruan maupun kesalahan selama pemilu bisa diminimalisir.

Koordinator Divisi Teknis KPUD Buteng, Rinto Agus Akbar Harkat, menerangkan formulir C1 merupakan sebuah format penting untuk diisi oleh para petugas di lapangan karena semua rekapan hasil rekapitulasi dari hasil perhitungan suara masuk di formulir tersebut.

“Kalau salah dalam pengisiannya, fatal akibatnya karena semua rekapan hasil pemungutan suara ada formulir ini,” terang Rinto kepada Sultrakini.com di Balai Desa Matara di sela-sela simulasi pengisian form C1, Senin (25/3/2019).

ibu alimazi

Rinto menambahkan, simulasi tersebut diperlukan petugas PPS, utamanya mengetahui secara langsung menghitung perolehan suara yang dimasukkan dalam satu formulir perhitungan suara atau C1. Petugas juga ditekankan harus bisa mengetahui semua perolehan suara peserta pemilu, termasuk mencocokkan suara sah dan surat suara terpakai dengan jumlah pemilih yang mencoblos di TPS tersebut.

“Mereka akan bisa mengantisipasi kesulitan yang dihadapi di lapangan nantinya. Selain itu, formulir C1 ini akan menjadi dasar KPUD dalam melaksanakan perhitungan cepat, sehingga tidak boleh salah-salah dalam mengisinya,” jelas Rinto.

Baca:   Petugas KPPS Kerja Tembus Pagi, Honor Hanya Rp 500 Ribu Lalu Dipotong

(Baca juga: Kampanye di Media Massa, Berikut ‘Aturan Mainnya’)

Laporan: Ali Tidar
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan