Polda Sultra Diminta Ambil Alih Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Karyawati Bank Sultra

  • Bagikan
Demonstrasi sejumlah mahasiswa atas dugaan kasus pelecehan seksual di Bank Sultra, Kamis (17/1/2019). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)
Demonstrasi sejumlah mahasiswa atas dugaan kasus pelecehan seksual di Bank Sultra, Kamis (17/1/2019). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kantor pusat Bank Sulawesi Tenggara didemo sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan diri Forum Mahasiswa Pemerhati Masyarakat (FMPM) Sultra pada Kamis (17/1/2019) siang. Demonstrasi mahasiswa dilatar belakangi dugaan kasus pelecehan seksual oleh YS selaku pimpinan lembaga.

FMPM Sultra mendesak, kasus dugaan kasus pelecehan seksual oleh YS selaku pimpinan Bank Sultra terhadap belasan karyawatinya ditangani Polda Sultra.

“Kami mendesak pimpinannya (YS) dicopot dan kasus ini harus segera diambil alih oleh Polda Sultra untuk diusut terduga pelakunya,” ujar Koordinator Aksi, La Ode Mualim Arafah dalam orasinya di Kantor Bank Sultra, Kamis (17/1/2019).

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Sultra, Laode Muhammad Mustika, menjelaskan terduga pelaku telah dicopot dari jabatannya sebagai pimpinan. Serta tengah ditangani internal Bank Sultra dalam hal ini direksi bank.

“Persoalan ini masih dalam ranah internal perusahaan dan tidak dilaporkan ke polisi. Proses ini masih berlangsung di internal kami dan lakukan pendalaman,” jelas Mustika ditemui di Kantor Bank Sultra, Kamis (17/1/2019).

Terkait kasus tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra membenarkan pimpinan Bank Sultra, YS telah di-nonjob-kan dari jabatannya.

Kasus itu juga sedang diinvestigasi internal Bank Sultra.

(Baca: Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Karyawan Bank Sultra Diinvestigasi)

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Sarini Ido

Baca:   Ambisi Pilkada Asrun-ADP Berujung di Balik Jeruji Besi
  • Bagikan