Politeknik Baubau Jadikan Program Vaksinasi Covid-19 sebagai Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Bagikan
Aparat Kodim 1413 Buton meninjau kesiapan program vaksinasi di Kampus Politikenik Baubau. Foto: publiksatu.
Aparat Kodim 1413 Buton meninjau kesiapan program vaksinasi di Kampus Politikenik Baubau. Foto: publiksatu.

Kampus Politeknik Baubau menggelar vaksinasi bagi anggota civitas akademika yang rupanya diminati pula oleh masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerjasama dengan Kodim 1413 Buton melibatkan tenaga kesehatan dari 3 puskesmas di wilayah itu.

SULTRAKINI.COM: Sebanyak 339 civitas akademika yang terdiri mahasiswa, dosen dan staf Politeknik Baubau, Sulawesi Tenggara mengikuti program vaksin yang digelar atas kerjasama dengan pihak Kodim 1413 Buton, Rabu (22/ September 2021) lalu.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Baubau, Poniasih Lelawatty menjelaskan program vaksinasi tersebut dilaksanakan oleh Politeknik Baubau bekerjasama dengan Kodim 1413 Buton dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Rupanya vaksin ini juga diminati oleh masyarakat umum, di luar civitas akademika, sehingga total yang divaksin pada hari itu berjumlah 400 orang.

Pihak kampus juga mewajibkan mahasiswa baru angkatan 2021 untuk divaksin, sebagai syarat mengikuti perkuliahan secara luring (offline).

Mengingat tahun ajaran ini (2021, red) pelaksanaan akademik akan dilakukan secara online dan offline.

ibu alimazi

Politeknik Baubau merupakan perguruan tinggi vokasi yang lebih cenderung ke praktek 70 persen.

“Dengan demikian kewajiban menerima vaksin ini adalah merupakan persyaratan pertama untuk proses akademik,” kata Poniasih.

Proses vaksinasi itu melibatkan vaksinator dari tiga puskesmas, yakni  Melai, Waborobo dan Puskesmas Wajo. Masing-masing Puskesmas berjumlah 15 tenaga kesehatan menggunakan tiga ruangan pemberian vaksinasi.

Baca:   Cegah Sakit Kepala saat Puasa

Poniasih menjelaskan bahwa program vaksin bertujuan menyelamatkan diri sendiri dari Covid-19 yang merupakan bencana non alam.

Kegiatan vaksinasi tersebut dirangkai sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh kampus tersebut.

Editor: M Djufri Rachim

  • Bagikan