PON XX di Papua akan Menerapkan Semi Bubble, Apa Itu?

  • Bagikan
GOR Papua Bangkit di Provinsi Papua. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian PUPR)

SULTRAKINI.COM: Panitia Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua akan menerapkan semi bubble yang nantinya membatasi pergerakan para atlet.

Dilansir dari Indonesia.go.id, semi bubble ketika pelaksanaan PON nantinya diartikan pergerakan terbatas bagi para atlet dari wisma langsung ke stadion. Meski demikian, para atlet masih diberikan kesempatan berbelanja barang-barang yang dijual mama-mama Papua atau berbelanja di UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Sistem semi bubble terpaksa diterapkan untuk mencegah atlet berkunjung ke lokasi pariwisata yang dikhawatirkan bisa memunculkan klaster baru. Namun bagi jurnalis dan masyarakat, panitia tidak menerapkan pembatasan seperti itu.

Kepatuhan untuk menaati semi bubble juga dipertegas Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Gatot S Dewa Broto.

PON di Papua akan digelar di empat kabupaten dan kota, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke, dan Kabupaten Mimika pada 20 September-16 Oktober 2021.

Tim Keabsahan PON XX di Provinsi Papua menetapkan, pagelaran olahraga tingkat nasional ini akan diikuti 7.066 orang atlet dari 34 provinsi dengan rincian sebanyak 4.176 putra dan 2.890 putri. Total 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabor, dan 679 nomor pertandingan akan dikompetisikan.

Kedatangan para atlet di tanah Papua juga akan diatur. Menduplikasi pada Olimpiade Tokyo, para atlet nantinya datang mulai H-2 dan pulang H+2 usai pertandingan. Cara ini diterapkan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Baca:   Pemerintah Didesak Bahas RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

(Baca juga: PON XX dan Peparnas 2021 di Papua akan Difasilitasi 428 Bus)

Ketua Harian Panitia Besar PON XX, Yusuf Wondo, berharap ketika kegiatan digelar tidak ada masalah status atau data atlet saat bertanding. Sebab hal ini biasa terjadi pada PON-PON sebelumnya.

“Tiba di Papua dengan keadaan senyum, pulang dari Papua juga dengan keadaan senyum,” harapnya yang dikutip pada Senin (6/9/2021).

Untuk diketahui, PON XX di Papua menyerap sekitar 27.000 orang tenaga kerja yang terlibat selama kegiatan. Jumlah ini dinilai lebih banyak dibandingkan saat pelaksanaan Asian Games.

Selain PON XX, di Provinsi Papua juga digelar Pekan Paralimpiade Nasional pada 2-15 November 2021.

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan