PPKM Mikro Berlaku Masuk Kota Kendari Diwajibkan Kantongi Hasil PCR, Antigen dan Vaksin

  • Bagikan
Kadis Kominfo Sultra, Ridwan Badallah (Foto: Ist)
Kadis Kominfo Sultra, Ridwan Badallah (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan Badallah, menyampaikan penggunaan PCR, antigen dan vaksin kepada pelintas batas baik kabupaten/kota maupun antar Provinsi yang melintas masuk di Kota Kendari maupun yang keluar akan dituangkan dalam surat keputusan gubernur.

“Harus ada penggunaan PCR dan antigen serta vaksin, terutama yang menggunakan pelabuhan laut maupun jalur darat karena itu yang rentang kalau transportasi udarah sudah cukup bagus. Tadi ada laporan dari Danlanud tidak ada masalah,” ungkap Ridwan Badallah, Selasa (6/7/2021).

Selama PPKM Mikro di Kota Kendari akan dibuat posko 229. Selanjutnya Satgas Provinsi dan kota juga TNI/Polri akan bekerjasama untuk menyelenggarakan sosialisasi pengawasan selama pemberlakukan PPKM. 

Ridwan Badallah, juga menyampaikan berdasarkan arahan Sekretaris Daerah Sultra, Nur Endang Abbas, selaku pelaksana harian Satgas Covid-19 Provinsi, bahwa akan diintruksikan kepada kabupaten/kota untuk menyiapkan ruang isolasi cadangan untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.

“Kita tidak kewalahan juga namun ini antisipasi. Jangan sampai kabupaten tidak menyiapkan ruang isolasi cadangan ini kemudian kita yang diberikan semua kasus pasien Covid-19,” ujarnya.

Kemudian, TNI/Polri akan mendukung kegiatan dan solid untuk bersama-sama melakukan pengawasan, pengendalian dan pemantauan. Selama PPKM baik Satgas Provinsi maupun Kota Kendari, TNI/Polri, serta RT/RW akan terlibat bekerjasama.

Baca:   235 Personel Polres Wakatobi Telah Divaksinasi

“Kita akan bikin tim kerja, jadi selama ini kita kerja masing-masing sekarang kita akan mengusung satu Tim Work bekerja bersama untuk mengedalikan Covid-19 yang sementara cukup banyak di Kota Kendari,” terangnya.

Sosialisai akan terus berjalan meskipun dalam suasana PPKM Mikro.

“Satgas bersama Stakeholder tetap akan lakukan sosialisasi pembatasan aktifitas untuk masyarakat-masyarakat yang sedang beraktifitas diluar rumah,” pungkasnya. (C)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan